Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Eropa akan Tetapkan Kuota Imigran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Mei 2015 10:50 10:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Mei 2015 10:50
Bagikan
Salah satu kapal migran gelap Afrika menuju Eropa oleng di tengah laut.
Bagikan

Hidayatullah.com—Komisi Eropa akan mengajukan proposal kontroversial berupa keharusan bagi negara-negara anggotanya untuk mematuhi kuota penerimaan imigran yang nantinya akan diberlakukan.

Usulan Komisi Eropa soal kebijakan migrasi yang akan diumumkan hari Rabu (13/5/2015) itu juga mengusulkan perangkat-perangkat hukum bagi migran yang datang ke Eropa sehingga mereka tidak jatuh ke tangan para pelaku perdagangan manusia.

Usulan tersebut merupakan langkah terbaru yang akan diambil Uni Eropa guna mencegah kematian migran di tengah laut.

Sebagaimana dilaporkan Perserikatan Bangsa-Bangsa, sudah sekitar 60.000 orang tahun ini yang berusaha menyeberangi Laut Mediterania (Laut Tengah) untuk mencapai benua Eropa. Lebih dari 1.800 migran telah tewas tahun ini di Laut Mediterania, atau naik 20 kali lipat dalam periode yang sama tahun 2014.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pemimpin Eropa dijadwalkan akan mendiskusikan usulan kebijakan itu dalam pertemuan tingkat tinggi akhir Juni mendatang, lapor BBC.

Kebijakan tersebut harus mendapatkan persetujuan masing-masing negara anggota Uni Eropa.

Kuota akan ditentukan berdasarkan beberapa faktor, antara lain populasi negara bersangkutan, indikator ekonomi negara, dan berapa jumlah suaka yang diterima sebelumnya.

Jerman kabarnya akan mendukung ide penetapan kuota itu. Tahun lalu saja Jerman sudah menerima 200.000 pencari suaka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jalaluddin Rakhmat: Kelompok Radikal Islam Bikinan Kerajaan Inggris
Tulisan selanjutnya Polisi Madinah Tangkap Puluhan Ribu Penduduk Gelap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?