Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Begini Cara Setan Menggoda Manusia (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Mei 2015 14:20 2:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Mei 2015 14:11
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

CARA-cara lain yang digunakan setan untuk menyesatkan manusia adalah sebagai berikut:

Pertama, melalui pintu marah dan syahwat. Marah menimbulkan kekacauan pikiran. Jika seseorang marah, setan akan mempermainkannya seperti anak kecil yang memainkan bola.

Kedua, melalui pintu hasud dan rakus. Jika seseorang telah tergoda oleh sesuatu, setan akan menghasudnya sehingga ia rakus, lalu setan membutakannya dan menulikannya sehingga ia tak berdaya dan tersesat. Al-Hasan berkata, “Pangkal utama keburukan ada tiga, yaitu rakus, hasud, dan takabur. Takabur telah menghalangi iblis untuk sujud kepada Adam. Rakus telah mengeluarkan Adam dari surga. Sedangkan, hasud memaksa Qabil untuk membunuh Habil”

Ketiga, melalui pintu kekenyangan. Perut yang kenyang –meskipun dengan makanan yang halal– dapat membangkitkan syahwat. Padahal, syahwat adalah senjata setan.

Wuhaib bin Al-Warad berkata, “Suatu saat, iblis pernah menampakkan diri kepada Nabi Yahya bin Zakariya. Iblis berkata, ‘Aku ingin menasihatimu.’ Yahya berkata, ‘Omong kosong engkau akan menasihatiku. Jika mau, ceritakan saja tentang keadaan manusia yang sering kaugoda!’ Iblis berkata, ‘Manusia terbagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama sangat tangguh untuk digoda, tetapi kami kadang bisa menaklukkannya. Mereka adalah orang-orang yang kami goda dengan dosa-dosa kecil. Ketika menyadari terperosok dosa, mereka segera bertobat kepada Allah. Upaya kami pun sia-sia karena tobat mereka. Ketika kami menggoda lagi, mereka bermaksiat kembali. Namun, ketika menyadari dosa kecilnya, mereka segera bertobat lagi. Kami pun tidak pernah putus asa untuk menaklukkan mereka.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

“‘Kelompok kedua adalah mereka yang gampang kami bujuk untuk melakukan dosa. Kami permainkan mereka seperti bola di tangan anak kecil. Kami memutar-balik mereka semau kami. Kami benar-benar telah dapat menggenggam jiwa raga mereka.

Adapun kelompok ketiga adalah orang-orang seperti dirimu. Mereka terjaga dari dosa. Kami tidak mampu sedikit pun menguasai mereka.’ Yahya berkata, ‘Baiklah. Tapi, apakah engkau pernah menggodaku?’ Iblis menjawab, ‘Hanya sekali, ketika engkau sedang makan malam. Aku berupaya membuatmu tergiur untuk menyantap makananmu dengan lahap. Karena kekenyangan, malam itu engkau tertidur pulas dan tidak bangun malam. Padahal, engkau sudah terbiasa bangun malam.’ Yahya berkata, ‘Kalau begitu, aku pastikan bahwa diriku tidak akan pernah kenyang hingga mati.’ Iblis berkata, ‘Aku pastikan juga bahwa tidak akan pernah menasihati manusia setelah ini.”

Keempat, melalui pintu tamak. Jika ketamakan telah merasuki jiwa seseorang, setan akan menjeratnya dengan berbagai kesenangan, lalu ia suka memamerkan diri dan kekayaannya serta menuhankan harta benda.

Kelima, melalui pintu ketergesaan. Ketika seseorang dilanda ketergesaan, setan segera membisiki jiwanya tentang kebaikan tergesa-gesa tanpa ia sadari. Ketergesaan datang dari setan, dan kehati-hatian datang dari Allah.

Keenam, melalui pintu fanatik terhadap satu mazhab atau seorang guru sehingga menimbulkan kedengkian satu pihak terhadap pihak yang lain.

Ketujuh, melalui pintu buruk sangka kepada orang lain. Allah Swt. berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak buruk sangka. Sesungguhnya sebagian buruk sangka adalah dosa.” (QS AI-Hujurat [49]: 12).

Kedelapan, melalui pintu kikir dan takut miskin. Sufyan Al-Tsauri berkata, “Tidak ada senjata setan yang lebih ampuh daripada takut miskin. Jika manusia diserang senjata ini, ia akan terjerumus pada kebatilan, enggan menunaikan hak, dan menjadi budak hawa nafsu. Selain itu, ia pun akan buruk sangka kepada Allah.”* [Tulisan berikutnya]

Dipetik dari tulisan Sa’ad Yusuf Abu ‘Azis dari bukunya, “Azab-azab yang Disegerakan di Dunia”.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Begini Cara Setan Menggoda Manusia (1)
Tulisan selanjutnya Begini Cara Setan Menggoda Manusia (3)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?