Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Muslim Indonesia Bersatu di Atas Keberagaman [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Mei 2015 08:56 8:56 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Mei 2015 09:20
Bagikan
Keragaman Muslim di Indonesia adalah rahmat
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Oleh: Muhammad Hanif Alatas

Keberagaman untuk saling melengkapi

DALAM sebuah wawancara, Imam Besar FPI al-Habib Muhammad Rizieq bin Syihab pernah mengatakan tentang banyaknya ormas Islam, apakah menjadi bukti perpecahan umat? “Saya melihat bahwa keberagaman ormas Islam adalah Rahmat Ilahiyyah. Sebab tanpa kita sadari, melalui keberagaman ormas Islam telah terjadi pembagian peran dan tugas dalam perjuangan Islam. Lihat saja, kebesaran NU dalam pemberdayaan pondok pesantren tradisional, kehebatan Muhammadiyah dalam pengembangan pendidikan formal modern,  kesuksesan ICMI dalam kontribusi kebijakan negara, kedahsyatan DDII dalam antisipasi pemurtadan, kegigihan Hidayatullah dalam dakwah di pedalaman, belum lagi peran Parpol Islam yang bermain dalam sitem. Selanjutnya, soal fatwa ada MUI, Nahi Munkar ada FPI, kerjasama antar ormas Islam ada FUI, penegakkan khilafah ada DIN dan HTI, penerapan syariat ada KPPSI, advokasi ada TPM, palestina ada KISPA, zakat ada BAZNAS, kaum lemah ada DD Republika dan soal korupsi ada barisan pemuda dan mahasiswa seperti PII, HMI, GPI, dan KAMMI. Jadi, semua sudah ada lini juangnya, tinggal disinergikan saja. Semua itu adalah karunia Allah swt. Al-Hamdulillah, “ demikian tegas Habib Rizieq Syihab menjawab pertanyaan tersebut.

Islam merupakan agama yang komprehensif, medan juang Islam – di NKRI khususnya – mencakup semua sektor kehidupan, mustahil medan juang yang begitu luas hanya diarungi oleh golongan tertentu.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Tentu, membangun keharmonisan serta sikap bahu membahu dalam berjuang bukan perkara mudah. Konsisten memegang teguh kode etik yang digariskan oleh syariat dalam menyikapi keberagaman internal umat islam, merupakan harga mutlak yang harus dibayar oleh semua  pihak, demi terealisasinya keharmonisan umat ditengah keberagaman. Ironisnya, egoisme dan fanatisme buta telah merasuki banyak elemen, sehingga lahirlah klaim disana-sini bahwa hanya kelompok tertentu yang benar-benar mewakili Islam. Pola pandang seperti ini, merupakan lubang besar  penghalang jalan menuju persatuan.

As-Syekh Abdul Fattah al-Yafi’I dalam karyanya “Fi at-Thoriq ila al-Ulfah al-Islamiyyah”  mengutip perumpamaan bijak dari seorang ahli tafsir abad 20 M as-Syekh as-Sya’rawi, dalam kutipan tersebut as-Sya’rawi mengumpamakan Islam dan berbagai golongan di dalamnya seperti air dan aneka jus.

Seseorang yang memiliki jus lemon, mangga, jeruk, dsb, tidak mungkin mengklaim bahwa air hanya ada pada jus yang ia miliki, dan memvonis bahwa yang lain bukan air. Ya, jus yang ia miliki memang lezat dan memiliki bahan dasar air, namun bukan berarti hanya jus itu yang punya unsur air. Menurut as-Sya’rawi, klaim demikian merupakan bentuk kebodohan atau berpura-pura bodoh.

Oleh karena itu, keberagaman ormas Islam di NKRI dengan potensi besar dan fokus juang di lini masing-masing, merupakan rahmat dari Allah Subhanahu Wata’ala bagi umat Islam. Di atas garis al-qowasim al-musytarokah (unsur pemersatu), sudah sepatutnya perbedaan ini menjadi keberagaman yang mewarnai bukan menodai, memberikan motivasi bukan main diskriminasi,  saling memberi masukan bukan malah gontok-gontokan, saling mendukung bukan saling menelikung, membuat kita teguh bukan menyebabkan kita runtuh.

Allah ta’ala berfirman:

{وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ } [الأنفال: 46]

“Dan taatilah Allah dan RasulNya, dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang. dan bersabarlah, sungguh Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS: al-Anfal: 46)

Penulis adalah santri Ma’had Darullughoh Wadda’wah  dan  mahasiswa fakultas Syariah Wal Qonun, Universitas al-Ahgaff, Tarim-Hadhramaut

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bersatupartaipersatuanUkhuwah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remaja Gemuk Lebih Berisiko Kena Kanker Usus
Tulisan selanjutnya BJ Habibie: Riset dan Ilmu Pengetahuan Indonesia Tertinggal Dari Negara Lain

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?