Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

UU Perkawinan Sesama Jenis Usulan Partai Buruh Australia, “Suami-Istri” diganti “Pasangan”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Mei 2015 10:26 10:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2015 10:26
Bagikan
Perkawinan ala Homo, mengganti istilah "suami-istri' dengan "pasangan"
Bagikan

Hidayatullahl.com—Hari Senin (01/06/2015) depan, Partai Buruh Australia, berencana memperkenalkan Undang-undang Kesetaraan Perkawinan ke senat.

UU ini mencakup sejumlah perubahan istilah dalam perkawinan, diantaranya kata ‘isteri’ dan ‘suami’  akan digantikan dengan kata “pasangan/partner”.

Undang-undang ini juga berusaha memberikan pengakuan bagi perkawinan sesama jenis yang dilakukan di luar negeri.

Selain itu UU ini juga mengatakan pendeta atau pimpinan agama dan tamu perkawinan tidak dipaksa untuk menghadiri pesta perkawinan jika pasangan yang menikah adalah pasangan sesama jenis.

Jika UU ini berhasil disetujui senat, maka UU ini akan efektif menggantikan perubahan UU Perkawinan disahkan oleh pemerintahan Howard pada tahun 2004, yang dimasukkan definisi perkawinan sebagai “penyatuan seorang pria dan seorang wanita, dengan mengecualikan semua orang lain, secara sukarela disatukan selama seumur hidup”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perdebatan mengenai UU Kesetaraan Perkawinan ini mencuat setelah referendum di Irlandia akhir pekan lalu yang hasilnya dimenangkan dengan kelompok warga yang mendukung kesetaraan perkawinan.

Anggota parlemen koalisi mengecam keputusan Partai Buruh yang memperkenalkan UU ini sebagai  “hal yang sinis” dan menggambarkannya sebagai upaya politis dalam mencari kesempatan terhadap isu yang masih dipertentangkan ini, demikian dikuti Radio ABC, Australia.

Untuk bisa lolos di kamar bawah, UU yang diperkenalkan oleh Shorten ini perlu dukungan dari sejumlah anggota dari Partai Koalisi, namun hingga kini sidang di Partai Liberal belum membahas apakah akan memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk memberikan pilihan sesuai hati nuraninya mengenai isu perkawinan sesama jenis ini.

Isi dari UU yang diajukan oleh Partai Buruh ini identik dengan UU yang pernah disampaikan oleh Senator dari Partai Hijau, Sarah Hanson-Young di Senat pada tahun 2013 lalu.

Sementara itu hari ini sejumlah surat kabar nasional di Australia hari ini memajang iklan berukuran satu halaman penuh dari sejumlah pebisnis Australia yang menyuarakan dukungan mereka pada Kesetaraan Pernikahaan.

Diantara perusahaan yang ikut serta dalam iklan dukungan itu adalah Google, Qantas, dan organisasi seperti Federasi Sepak Bola Australia.

Pagi ini jugam Anggota parlemen Koalisi, Warren Entsch — yang mendukung kuat perkawinan sesama jenis – mengatakan sejumlah anggota parlemen dari Partai Buruh dan Partai Hijau bersedia memberikan dukungan pada UU perkawinan sesama jenis ini.

“Saya sudah berbicara dengan sejumlah anggota parlemen dari berbagai partai dan juga dari kalangan independen dan semuanya sepakat akan membubuhkan nama dan tandatangan mereka untuk mendukung UU tersebut.”

“Sekarang hanya tinggal finalisasi saja.”

Entsch mengatakan dia berupaya mencari solusi lintas partai dan berharap Rancangan UU perkawinan sesama jenis ini akan rampung Agustus mendatang.

Awal pekan ini PM Tony Abbott beralasan langkah apapun terkait perkawinan sesama jenis harus dilakukan secara bipartisan dan sepenuhnya ditentukan di parlemen.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiahomoseksualistrilesbianlgbtpasangansesama jenissuami
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporan Terbaru Bukti Penyiksaan Muslim Rohingya
Tulisan selanjutnya Satu Agama Islam Harga Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?