Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tak Bisa Masuk Prancis, Migran Bertahan Tinggal di Atas Bebatuan Pantai Italia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juni 2015 07:02 7:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juni 2015 07:02
Bagikan
Migran terdampar di pantai di Italia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi Prancis hari Ahad (14/6/2015) terus berusaha menjauhkan para migran yang berupaya memasuki wilayahnya dari pantai utara Italia di kota Ventimille, namun para pendatang yang kebanyakan dari Afrika itu bertahan, meskipun harus tinggal di bebatuan.

Petugas penjaga perbatasan Prancis berusaha mencegah mereka melintasi garis perbatasan selama dua hari terakhir, di mana bentrokan yang terjadi kadang mengakibatkan baku hantam.

Para migran yang tidak mau menyerah, bertahan dengan menginap di atas bebatuan di pantai tidak jauh dari perbatasan. Warga setempat yang merasa iba memberikan mereka air minum dan makanan.

Italia di tahun-tahun belakangan mengalami peningkatan kedatangan migran dari Afrika Utara, yang berasal dari daerah-daerah konflik di Afrika dan Timur Tengah.

Palang Merah di Roma memberikan pelayanan medis untuk mereka dan mendirikan tenda-tenda di dekat stasiun Tiburtina, penampungan untuk migran yang tidak terdaftar di kamp pengungsi resmi. Sebelumnya, mereka tidak punya pilihan kecuali tidur di taman-taman dan jalan-jalan di kota.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka adalah orang yang sedang transit – ini merupakan definisi baru,” kata Flavio Ronzi dari Palang Merah seperti dikutip Euronews Sabtu (14/6/2015).

“Berdasarkan hukum mereka dianggap tidak ada, tetapi menurut sudut pandang kemanusiaan mereka bukannya tidak ada. Bagi kami, mereka tidak lain adalah manusia dan kami berusaha membantu pemenuhan kebutuhan mereka.”

Di Milan, stasiun kereta juga menjadi tempat transit migran. Mereka sebenarnya sudah memasuki wilayah Eropa melalui Italia, tetapi kebanyakan berusaha melanjutkan perjalanannya ke utara ke negara tujuan utama mereka, seperti Jerman, Inggris dan negara-negara Skandinavia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setan
Tulisan selanjutnya Syarat Sah yang Perlu Diketahui untuk Berpuasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?