Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Deportasi 5.000 Warga Ethiopia Usai Kerusuhan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2013 08:03 8:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2013 08:03
Bagikan
Polisi Saudi dalam salah satu operasi penangkapan pekerja ilegal.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebanyak 5.000 pendatang ilegal asal Ethiopia telah dideportasi dari daerah Manfuhah di Riyadh dalam waktu 24 jam setelah kondisi kembali normal usai kerusuhan hari Sabtu lalu, kata sumber-sumber keamanan dilansir Saudi Gazette (11/11/2013).

Sekitar 76 perempuan Ethiopia ikut terlibat dalam kerusuhan itu, di mana tiga orang tewas dan 68 lainnya luka-luka. Korban tewas terdiri dari 2 warga Ethiopia dan 1 warga Saudi.

Sumber medis mengatakan, Rumah Sakit Al-Iman di Manfuhah menerima 76 kasus menyusul kerusuhan tersebut, di mana semua telah meninggalkan rumah sakit kecuali empat orang, yang dua diantaranya dirawat di ruang perawatan intensif dan dua lainnya di ruang pascaoperasi.

Menurut Arab News (12/11/2013), 28 korban luka adalah warga Saudi. Selain ke RS Al-Iman, korban ada yang dilarikan ke RS Pangeran Salman.

Saat kerusuhan, para pendatang ilegal itu melempari warga, rumah dan kendaraan milik penduduk di setempat dengan batu. Mereka menghancurkan 104 kendaraan . Toko-toko yang ada di sekitar tempat kejadian juga dirusak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pasukan keamanan, sampai berita ini diturunkan oleh Saudi Gazette, telah membekuk 1.199 orang yang terlibat dalam kerusuhan di Manfuhah, termasuk 119 wanita dan 11 anak-anak.

Jurubicara Pertahanan Sipil Riyadh Muhammad al-Hammadi membantah rumor di media sosial yang mengatakan aparat menghilang dan lepas tanggungjawab setelah terjadi kerusuhan.

Jurubicara Kepolisian Riyadh Brigjen Nasser al-Qahtani mengatakan bahwa sekitar 17.000 pendatang ilegal Ethiopia menyerahkan diri. Al-Qahtani mengatakan, jumlah pendatang ilegal yang menyerahkan diri semakin banyak setelah diumumkan bahwa mereka akan dideportasi secara cepat.

Mayjen Abdullah al-Buraidi, seorang pejabat senior kepolisian di Riyadh mengatakan, lima rumah sudah diubah fungsi menjadi rumah dentensi sementara untuk menampung orang-orang yang akan dideportasi. Dua di antaranya diperuntukkan bagi wanita. Para pendatang ilegal itu diperlakukan dengan manusiawi, diberi makan dan obat-obatan serta fasilitas lainnya.

Pejabat dari kedutaan dan kantor diplomatik Ethiopia hadir di rumah-rumah detensi tersebut untuk memenuhi keperluan dokumentasi formal pemulangan warga negara mereka.

Sementara itu Dirjen Penjara mengumumkan bahwa total 33.353 pendatang asing ilegal telah ditangkap pada pekan pertama operasi setelah masa amnesti berakhir pada 4 Nopember lalu. Abdullah al-Harbi jurubicara direktorat mengatakan sejauh ini 14.034 pendatang ilegal sudah dideportasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perokok Indonesia Peringkat 3 di Dunia
Tulisan selanjutnya Blokir Jalan Makkah Pendatang Ilegal Afrika Minta Dipulangkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?