Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendeta, Guru dan Dokter Terjaring Operasi Global Pornografi Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 November 2013 07:47 7:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 November 2013 07:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 300 orang, termasuk pendeta, guru dan dokter ditangkap dalam operasi global melawan pornografi anak.

Dilansir Euronews (15/11/2013) penangkapan itu merupakan buah dari penyelidikan selama tiga tahun atas perusahaan distribusi film pornografi anak Azovfilms.com yang berbasis di Kanada.

Dari 348 orang yang ditangkap, 108 dibekuk di Kanada, 76 di Amerika Serikat dan 164 di berbagai negara mulai Spanyol hingga Australia. Sebanyak 40 di antaranya berprofesi sebagai guru, 9 dokter dan perawat, 32 orang yang merupakan relawan untuk anak, 6 polisi, 9 pendeta, 3 orangtua angkat, kata kepala Unit Kejahatan Seks Toronto.

Penyelidik mengatakan, pengunggah materi pornografi anak salah satunya merupakan pelatih tim baseball negara bagian Washington, yang diperkirakan membuat lebih dari 500 film pornografi anak.

Sedangkan seorang pegawai sekolah di Georgia, AS dituduh memasang kamera di kamar ganti siswa untuk merekam gambar alat kelamin mereka, kata US Postal Inspection Service yang membantu memeriksa database milik situs online tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keseluruhan lebih dari 350.000 foto dan 9.000 video berisi gambar kejahatan seksual anak ditemukan oleh penyelidik.

Buah dari penyelidikan itu sebanyak 385 anak berhasil diselamatkan oleh 30 kesatuan polisi dari seluruh dunia. Kebanyakan dari mereka anak-anak yang belum mencapai pubertas.

Avozfilms.com yang memiliki pendapatan lebih dari 4 juta dolar dari bisnis haramnya itu telah menjadi target penyelidikan sejak tahun 2010. Situs itu sekarang telah ditutup. Pemiliknya adalah warga Kanada bernama Brian Way. Dia ditangkap bulan Mei lalu.

Menyusul penyelidikan terpisah oleh kelompok pembela hak anak internasional Terre Des Hommes, terungkap pekan ini identitas lengkap 1.000 tersangka pedofil yang telah dilaporkan ke Interpol, setelah mereka meminta koneksi lewat webcam untuk menyaksikan aktivitas seksual anak perempuan Filipina berusia 10 tahun.

“Sweetie”, nama anak perempuan itu, adalah jebakan berupa tokoh animasi komputer yang sengaja dibuat Terre des Hommes untuk menjaring para predator anak di bawah umur di internet. Setelah sepuluh pekan menawarkan “jasanya” dengan imbalan uang, Sweetie dikontak oleh 20.000 pengguna internet.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusuh di MK, Hakim Konstitusi Diminta Intropeksi
Tulisan selanjutnya Mahasiswa Penyerang Al-Azhar Divonis Penjara 17 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?