Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fahira Idris Bincang Gerakan Nasional Anti Miras di Madinah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 November 2013 08:52 8:52 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 November 2013 08:52
Bagikan
Fahira Idris
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejak dibentuknya Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM) awal 2013 lalu, Fahira Idris, SE.MH selaku ketua komunitas ini terus mengadakan sosialisasi dan kampanye gerakan tersebut untuk membersihkan Indonesia dari minuman keras (Miras).

Hal itu tidak hanya dilangsungkan di beberapa kota besar di Indonesia tapi juga di luar negeri, salah satunya adalah di kota suci Madinah al-Munawwarah.

Selepas melaksanakan rangkaian ibadah umroh pada kamis (15/11/2013) bersama keluarga, Fahira menyempatkan diri untuk bersilaturrahim dengan hidayatullah.com di kota Madinah pada Sabtu (23/11/2013) pekan lalu.

Menurut Fahira yang akrab dipanggil Uni, penyebaran Miras di Indonesia sudah sangat memprihatinkan dan memasuki status siaga 1. Hal tersebut dikarenakan lemahnya pemerintah Indonesia dalam menetapkan undang-undang yang mengatur masalah ini.

 “Menurut saya, Miras di Indonesia itu sudah kelewatan penyebarannya, sampai-sampai anak di bawah usia pun bisa mengkonsumsinya, penjualannya juga sangat bebas mulai dari toko, kedai, warung kopi sampai penjual jamu. Indonesia siaga satu, Undang-undangnya harus dipertegas lagi,” ungkap Fahira yang juga alumnus UI dan Unpad.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dampak negatif penyebaran Miras di Indonesia bisa dilihat dari data penelitian GeNAM yang mencatat 54% penyebab utama kejahatan adalah Miras dan alkohol. GeNAM juga mencatat jumlah penduduk Indonesia yang meninggal disebabkan Miras mencapai 50 orang/hari dan 18.000 orang/tahun.

“Bagi saya, Miras adalah mesin pembunuh di Indonesia.” Tegas putri sulung Fahmi Idris ini.

Hal yang mengherankan adalah derasnya pengaruh penyebaran Miras ini di tengah kalangan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim, bahkan kesadaran akan haramnya Miras belum terlihat jelas di masyarakat umum.

“Contoh kecil bisa kita lihat pada acara sebagian warga yang memiliki hajat syukuran khitanan anaknya. Di acara keagamaan seperti itu ada saja yang menyediakan dua sampai tiga rak Miras. Bisa dibayangkan bebasnya penggunaan Miras itu,” terang Fahira.

Dia juga menyayangkan minimnya pemahaman masyarakat akan haramnya memproduksi, mendistribusi dan menyimpan Miras tersebut. Sebagian masyarakat hanya melihat haramnya Miras pada saat dikonsumsi saja.

Dukungan, Teror dan Harapan GeNAM

Aktifnya sosialisasi dan kampanye GeNAM mendapat sambutan hangat dan dukungan dari sebagian besar masyarakat baik di lapangan maupun di media sosial seperti Twitter.

“Terus terang gerakan kami ini dimulai dari Twitter. Saya sering mendapat laporan dan keluhan teman-teman di daerah akan buruknya pengaruh Miras di daerah mereka. Dari twitter-lah kami bergerak ke lapangan,” ungkap wanita yang pernah dinobatkan sebagai twitter terinspiratif sejagad dalam polling yang bertajuk The Most Inspiring Tweeter tahun 2010.

Beberapa Ormas dan parpol juga tidak ketinggalan, saat ini GeNAM juga sedang menjalin kerjasama dengan berbagai pihak lainnya seperti aparat penegak hukum.

 “Alhamdulillah dukungan yang masuk kepada kami cukup banyak, diantaranya dari MUI, NU, FPI, Alim Ulama, artis dan tokoh masyarakat lainnya. Beberapa partai seperti PPP, PKS dan PAN juga turut mendukung gerakan ini. 15 kota di tanah air juga sudah membuka cabang GeNAM di sana,” terang Fahira Idris.

Fahira juga tidak menafikan teror yang masuk ke kubu GeNAM terkait aksi-aksi mereka di lapangan.

 “Setiap pergerakan pasti ada tantangannya tersendiri, termasuk GeNAM ini. Tapi saya serahkan semuanya kepada Allah, hanya kepada-Nya saya berlindung. Bismillah, ini jalan perjuangan kami di GeNAM dalam ber-amar ma’ruf nahi mungkar. Kami akan terus bergerak apapun resikonya, minimal sampai undang-undang anti Miras berlaku kuat di Indonesia,” tegasnya.

Fahira berharap kepada seluruh komponen bangsa untuk tersadarkan akan bahaya Miras dan mau bergabung dalam usaha membersihkan Indonesia darinya, tidak terkecuali WNI yang berada di Arab Saudi khususnya para mahasiswa Universitas Islam Madinah (UIM).

 “Saya berharap rekan-rekan mahasiswa UIM bisa menjadi ujung tombak dalam menyuarakan anti Miras di daerahnya. Jika pulang berlibur ke tanah air, cobalah minimal sekali sebulan khutbah jum’atnya mengangkat tema haramnya khamar (Miras),” demikian pesan Uni Fahira.

Salah satu program strategis GeNAM untuk memerangi Miras adalah membentuk kampung anti Miras di beberapa daerah. Jakarta menjadi uji coba perdana kampung anti Miras yang nantinya kan merambat ke beberapa kota dan daerah seperti Bogor, Cibinong, Bandung, Lampung, Malang dan Surabaya yang akan memulai program tersebut.*/Muhammad Dinul Haq, kontributor hidayatullah.com di Madinah  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fahira IdrisGenamGerakan Nasional Anti MirasmadinahMiras
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dituduh Bantu Penyadapan, Presiden Perintahkan Menlu Panggil Dubes Singapura dan Korsel
Tulisan selanjutnya Massa Pemuda Pancasila Datang, Sidang Vonis Murtadin Ayung Sempat Ricuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?