Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Ormas Islam Jabar Gelar Aksi Minta Presiden GIDI Ditangkap

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2015 14:04 2:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Agustus 2015 14:04
Bagikan
Aksi menolak GIDI di Jabar
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejumlah Ormas Islam dan elemen dakwah di Jawa Barat yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam (API) kembali melakukan Aksi Solidaritas Muslim Tolikara  Papua, Jumat (31/7/2015).

Aksi damai yang dilakukan usai shalat Jumat tersebut di pusatkan di halaman Gedung Sate (Kantor Gubernur Jabar) Jalan Diponegoro dan Gedung Merdeka Jl. Asia Afrika Kota Bandung. Seribuan massa yang berasala dari berbagai ormas Islam dan elemen dakwah seperti FPI,Dewan Dakwah,Syarikat Islam,FUI, FUUI, FUI Cirebon, FUI Bekasi, GAPAS dan sebagainya tampak memenuhi pintu masuk Gedung Sate tersebut.

Dalam orasinya  koodinator API Jabar, Asep Syarifudin, mengemukakan bahwa meski tindakan anarkisme terjadi di Tolikara Papua namun sejatinya seluruh umat Islam turut merasakan “luka”nya. Hal ini karena dalam prinsip umat Islam ibarat satu tubuh,dimana ada bagian yang terluka maka seluruh tubuh akan merasakan sakitnya.

“Kita ingin menunjukkan kepada teroris GIDI khususnya dan musuh Islam pada umumnya bahwa kaum muslimin tidak akan membiarkan kesombongan mereka berbuat aniaya kepada saudara seiman dimana pun berada,”ujarnya.

Untuk itu pihaknya meminta kepada pemerintah khususnya aparat kepolisian dan Densus 88 agar segera menangkap pelaku tindakan anarkis dan aktor intelektualnya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Ia menambahkan dalam tragedi Tolikara sangat jelas bahwa yang teroris adalah tak semua orang Islam, sehingga Densus 88 harus memasukkan GIDI dalam kelompok teroris dan pantas untuk dibubarkan.

Menurutnya, ketidakadilan hukum sangat terlihat dalam tragedi Tolikara,dimana pelaku anarkisme lebih dari 100 orang namun yang ditangkap hanya dua orang.

“Terbukti jemaat GIDI intoleran,radikal,separatis dan teroris. Kita tuntut mereka yang telah menodai rumah Allah. Tangkap presiden GIDI dan bubarkan kelompoknya!” tegasnya.

Usai berorasi di Gedung Sate massa melanjutkan aksi long march menyusuri jalan-jalan utama Kota Kembang menuju gedung Medeka di Jalan Asia Afrika.

Di depan gedung yang belum lama ini dipakai helatan peringatan 50 tahun Konferensi Asia Afrika tersebut beberapa perwakilan ormas Islam melanjutkan orasinya.

Dalam orasi lanjutan Muhammad Roin dari Dewan Dakwah Jabar mengecam keras tindakan perintah yang justru mengundang jemaat GIDI ke Istana dan diterima langsung Presiden Joko Widodo. Menurut Roin,sikap tersebut mencerminkan ketidakadilan pemerintah dalam menangani dan menyelesaikan kasus SARA tersebut. Untuk keadilan seharusnya pemerintah juga mengundang umat Islam khususnya yang menjadi korban langsung di Tolikara.

“Sangat menyakitkan justru pihak pelaku (GIDI) bisa datang dan diterima presiden. Lebih kurang ajar lagi malah minta kepada Polri untuk tidak melanjutkan kasus tersebut. Kita minta Polri jangan terpengaruh dan abaikan permintaan tersebut. Bahkan kita minta Polri  secepatnya menangkap para pendeta teroris pembuat makar tersebut karena terbukti secara sah dan meyakinkan ,mereka telah makar dan merongrong NKRI,”tegasnya.

Selain itu dalam orasinya yang juga disaksikan aparat kepolisian, Roin mengingatkan sekaligus meminta agar Polri biasa saja dan tidak “over ” dalam pengamanan perayaan Natal. Selain itu ia juga meminta kepada kaum muslimin juga tidak perlu ikut-ikutan dan bertindak berlebihan dengan turut serta terlibat dalam pengamanan gereja saat Natal.

Karena,sambungnya, sudah terbukti saat kaum Muslimin tengah merayakan Idul Fitri, kaum Kristen juga tidak menjaga masjid justru malah membakarnya.

“Jangan sampai kita sigap menjaga gereja saat mereka Natalan sementara saat Idul Fitri malah lalai menjaga masjid saudara sendiri,”ingatnya.*/Ngadiman

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GIDINKRIteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Harapkan Muhammadiyah Jadi Motor Perbaruan Bangsa
Tulisan selanjutnya KH Idrus Ramli Ingatkan Muktamar Jauhi Kepentingan Sesaat dan Politik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?