Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Juru Bicara Komat Ajak Khotib Jum’at Bahas Tema Tolikara

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 September 2015 11:19 11:19 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 September 2015 11:13
Bagikan
Komite Umat untuk Tolikara Papua (Komat Tolikara) menyampaikan temuannya
Bagikan

Hidayatullah.com– Meskipun penyerangan terhadap jamaah shalat Idul Fitri di Tolikara oleh massa dari pemuda Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) sudah 2 bulan berlalu, namun aktor Intelektualnya belum juga ditangkap hingga sampai saat ini.

Karena itu, Juru Bicara Komite Umat untuk Tolikara (Komat) Adnin Armas mengajak para khatib sholat Jum’ah untuk mengangkat tema Tolikara dalam khutbahnya pada Jum’at (11/09/2015) ini.

“Penyerangan terhadap umat Islam yang sedang melaksanakan shalat Idul Fitri terjadi di halaman Koramil. Artinya, para penyerang sama sekali tidak peduli dengan TNI,” ujar Adnin dalam rilisnya yang diterima redaksi hidayatullah.com, Kamis (10/09/2015).

Adnin mengatakan, Kapolres Tolikara beberapa hari sebelum kejadian, telah menghubungi Presiden GIDI agar GIDI wilayah Tolikara menertibkan jemaatnya untuk tidak mengganggu umat Islam yang akan melaksanakan shalat Idul Fitri. Namun, upaya Kapolres diabaikan oleh pihak GIDI.

Lebih lanjut, kata Adnin, saat tragedi Tolikara, pihak GIDI Tolikara juga mengadakan seminar Internasional dengan menghadirkan pembicara utama dari Israel dan peserta dari berbagai negara serta dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Ironinya, seminar Internasional dilakukan tanpa ada izin kepolisian. Jadi, wibawa kepolisian telah tercoreng. Dan ini fakta-fakta yang dilakukan GIDI Tolikara,” ujarnya.

Karena itu, Adnin mengajak para ustadz (khotib sholat Jum’at,red) untuk menyampaikan perilaku jamaah GIDI Tolikara kepada umat Islam di Tolikara kepada jamaah shalat Jumat melalui khutbah Jum’atnya. Selain itu, juga perilaku jamaah GIDI terhadap pihak kepolisian maupun TNI.

“Namun, jangan tebarkan kebencian kepada umat kristiani lainnya karena mereka juga menolak perilaku GIDI Tolikara,” imbuhnya.

Menurut Adnin waktu 8 minggu sejak meletusnya tragedy Tolikara hingg saat ini, itu terlalu lama bagi polisi untuk menyidik kasus Tolikara. Karena itu, Komat Tolikara menuntut agar kepolisian segera mengajukan 2 orang yang sudah ditangkap ke pengadilan serta mengungkap aktor Intelektual di balik tragedi Tolikara.

“Beritahukanlah tragedi Tolikara ini dalam khutbah Jumat agar umat Islam sadar jika kita telah dizalimi khususnya oleh elit GIDI Tolikara,” demikian Adnin berpesan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Komat Tolikara)tolikaraTragedi Tolikara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Alasan Mengapa Pendeta Hongaria Resah Kehadiran Pengungsi Suriah
Tulisan selanjutnya Benarkah Pemimpin Negeri ini Bermental Inlander?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?