Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Pesawat Tempur Turki Blokir Pesawat Militer Rusia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2015 09:52 9:52 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Oktober 2015 05:33
Bagikan
F16 milik Turki: 60 serangan udara ke tiga provinsi di Suriah yang banyak menelan warga sipil dan kelompok anti Bashar
Bagikan

Hidayatullah.com—Langit Timur Tengah makin ramai. Setelah keterlibatan Rusia dan Iran dalam konflik Suriah, kini pesawat-pesawat militer Turki dikerahkan menghadangnya.

Sebelumnya, hari Rabu (30/09/2015) pesawat tempur Rusia mulai melancarkan 60 serangan udara ke tiga provinsi di Suriah yang banyak menelan warga sipil.

Turki menilai, serangan pesawat Rusia telah melanggar batas udara wilayah Turki di atas Distrik Hatay, Turki selatan pada hari Sabtu.

Pesawat-pesawat Rusia yang menuju kearah Suriah dihalangi oleh dua pesawat Turki jenis F-16. Demikian dikutip aljazeera.net versi Arab, Senin (05/10/2015).

Kementerian luar negeri Turki memanggil Duta Besar Rusia untuk memperotes insiden tersebut, dan meminta agar tidak terulang lagi di masa mendatang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Turki mengancam, jika hal itu dilakukan, maka Moskow harus bertanggungjawab atas setiap kejadian yang tidak diinginkan.

Menurut laporan, Menteri Luar Negeri Feridun Sinirlioglu langsung menelpon dengan mitra Rusianya dan melaporkan padangannya. Menurut laporan, ia juga mengadakan percakapan dengan menteri luar negeri Amerika Serikat, Prancis, dan Italia untuk menilai kondisi itu sendiri. Termasuk berencana akan menghubungi Sekretaris Jenderal North Atlantic Treaty Organization (NATO), dan menteri luar negeri Jerman.

Rabu lalu, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan penerbangannya telah melakukan serangan pertama di Suria, dan ia mengatakan bahwa serangan tersebut menghancurkan peralatan militer dan gudang senjata dan amunisi ISIS,

Faktanya, semua serangan Rusia tak satu pun menyasar ke ISIS. Serangan Rusia di Homs sebagian besar dikuasai gerilyawan yang berafiliasi Al Qaidah, Front Al Nusra. Sementara itu, daerah yang dihajar Rusia di Latakia sebagian besar dikuasai sebuah koalisi yang dikenal sebagai Tentara Penaklukan, termasuk di dalamnya Jabhah Al Nusra.

Daerah-daerah yang diserang di Hama sebagian besar dikontrol oleh kelompok Islam dan tentara pembebasan yang dikenal moderat dan anti Bashar al Asaad.

Presiden Turki Recep Toyyib Erdogan, pada hari Ahad menyatakan serangan Rusia di Suriah “tidak dapat diterima”, dan Moskow melakukan kesalahan besar dalam intervensi ini.

Rusia dan Turki saling berhadapan satu sama lain dalam urusan Suriah sejak pecahnya konflik pada tahun 2011. Rusia dengan Iran yang Syiah mendukung rezim tangan besi Bashar al Asaad yang membunuhi rakyatnya sendiri.

Turki pernah dekat dengan Suriah bahkan sempat dikenal sebagai ‘arsitek kemitraan baru Turki-Suriah’. Namun kedekatan ini berheti setelah pecahnya Revolusi Suriah (Tsaurah) pada tahun 2011.

Pasca kepemimpinan Erdogan, Turki menentang kebijakan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan mendukung pejuang pembebasan Suriah.

Sebelumnya, Erdogan telah memperingatkan ketidaksetujuan serangan Rusiah ke wilayah Suriah.

“Rusia tidak punya perbatasan dengan Suriah, tetapi Turki punya perbatasan yang panjangnya 911 kilometer. Saya gusar dengan apa yang terjadi sekarang,” tambah Erdogan dikutip BBC.*/Nur Bayyinah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresor Rusiabashar al asaadRecep Tayyip ErdoganRezim SuriahrusiaSerangan Rusia Di SuriahSerangan Rusia Ke SuriahsuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sikap Umat Islam terhadap Ghadir Khum [2]
Tulisan selanjutnya Asrama Mahasiswa Islam Baiknya jadi Sarana Berperadaban Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?