Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Hijrah dari Krisis Kepemimpinan [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2015 16:04 4:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Oktober 2015 16:03
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Oleh: Ilham Kadir

BURUKNYA kepemimpinan Kota Makkah yang dikelolah oleh para pemuka Kaum Quraisy termasuk Abu Jahal adalah bagian yang tak terpisahkan untuk mendorong Nabi Muhammad melakukan hijrah pada tahun ke-13 kenabian bertepatan dengan 622 Masehi di Yatsrib sebuah kota kecil yang penduduknya mayoritas berprofesi sebagai petani.

Yastrib, yang kemudian berubah nama menjadi Madinah adalah akronin dari Madinatun-nabiy atau Madinatur-rasul yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai “Kota Nabi”.

Istilah itu melekat pada kota Madinah sebab ketika Nabi Muhammad mengambil alih estafet kepemimpinan, segala bentuk aturan dan hukum-hukum berlaku di sana adalah berdasarkan dengan wahyu dan ijtihad Nabi.

Di sinilah peradaban Islam mulai bersinar terang yang cahayanya menyinari belahan bumi lainnya, selain jazirah Arabia, lalu menjalar ke Afrika, Eropa, hingga di kepulauan Nusantara, termasuk Indonesia.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Dan patut dicatat, keberhasilan agama Islam menyebar hingga ke berbagai belahan dunia lainnya, dimulai dari kepemimpinan Nabi di Madinah, kepemimpinan yang kuat dan solid, membangun kekuatan dari dua arah. Ke dalam, Rasulullah melakukan konsolidasi dan penataan, mencari titik lemah dari komunitasnya, mendidik yang jahil agar menghilangkan kebiasaan jahiliyahnya, membersihkan sisa-sisa kemusyrikan, hingga memangkas dan menindas para pelacur dan penjilat dari pasukannya.

Semua dilakukan dengan pembinaan jiwa (tarbiyah ruhiyyah) yang materi dan metodologinya bersumber dari wahyu sehingga terbebas dari segala kesalahan dan penyimpangan.

Krisis Kepemimpinan

Tidak berlebihan jika dikatakan, sumber utama masalah umat Islam pasca wafatnya Nabi Muhammad adalah krisis kepemimpinan. Artinya para pemimpin yang datang dan duduk sebagai penguasa kerap melahirkan masalah yang tak jarang menuju pada perpecahan. Walaupun harus diakui, bahwa para pengganti posisi Nabi sebagai pemimpin pada abad pertama khususnya para khulafa’urrasyidin, hingga abad kedua setelah peristiwa hijrah, sangat berhasil mencetak ulama dan pemimpin unggulan hingga agama Islam berkembang pesat.

Namun sekarang lain ceritanya, hampir seluruh negara Islam mengalami kerapuhan dalam kepemimpinan sehingga gejolak internal dalam sebuah negara Islam atau berpenduduk muslim kerap muncul. Sebagaimana yang terjadi di Timur Tengah saat ini mulai dari Libanon, Mesir, Iraq, Libya, Palestina, Yaman, dan Suriah. Negara yang terakhir disebut sekarang sedang begejolak karena pemimpinnya, Bashar Assad sedang menggunakan Iran (Syiah) dan Rusia (Komunis) untuk melakukan genosida pada rakyatnya sendiri. Sebuah potret kepemimpinan yang tidak dapat dibenarkan sejak zaman batu, bahkan sebelum manusia pertama diciptakan.

Pun jika berbicara mengenai Indonesia, negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, juga selalu mengalami krisis kepemimpinan sehingga menjalar pada lemahnya posisi tawar di mata dunia internasional, pertumbuhan ekonomi yang lesu, krisis moneter, angka pengangguran dan kemiskinan terus meningkat, dan berbagai persoalan lainnya.

Setidaknya ada tiga problem akan muncul disebabkan oleh krisis kepemimpinan yang melanda umat Islam dewasa ini sebagaimana berikut:

Pertama, krisis Keterbelakangan

Sebuah fenomena yang tengah melanda umat dan tentu saja sangat menyedihkan. Kita tidak lagi menjadi pemimpin umat manusia secara global, walaupun masih memiliki elemen-elemen utama untuk memimpin terutama adanya metode-metode yang bagus dan paten dalam al-Qur’an dan Sunnah, namun problemnya adalah ketidakberdayaan umat untuk merealisasikannya.

Kedua, krisis efektifitas

Kenyataan penting yang hilang dari kesadaran kita adalah bahwa umat ini diciptakan dengan berkesinambungan bukan diciptakan untuk menjalankan perannya kemudian selesai sebagaimana halnya umat-umat terdahulu. Namun sungguh disayangkan sebab kita seakan lupa posisi, sesungguhnya, “Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia.” (QS: Ali Imran: 110).

Standar kebaikan ini digariskan oleh Rabi’ bin Amir ketika ia berkata, Allah mengutus kami untuk mengeluarkan umat manusia kepada penyembahan Tuhan manusia, dari kesempitan dunia menuju keluasannya dan dari penindasan agama menuju keadilan Islam. Pada kesempatan lain, Amru ibn Ash menggambarkan keefektifan bangsa Romawi ketika dia berkata, Aku mendengar Rasulullah bersabda, “Hari kiamat akan datang ketika dunia didominasi oleh orang-orang Romawi. Lalu ia menyebutkan beberapa sifat mereka seperti: orang Romawi adalah paling bijak ketika terjadi fitnah; paling cepat sadar ketika tertimpa bencana; paling cepat kembali untuk berperang setelah pasukannya tercerai-berai; paling baik terhadap orang miskin, anak yatim, dan golongan lemah; kebaikan yang paling indah, karena mereka adalah bangsa paling bisa mencegah kezaliman penguasa.” (HR Muslim, no. 2897).* (BERSAMBUNG)

Penulis kandidat Doktor Pendidikan Islam Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hijrahkepemimpinankrisis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Singkil Aceh, Penguasa dan Media Dinilai Lakukan Standar Ganda
Tulisan selanjutnya Si Mungil Yatim Piatu Korban Pemukim Yahudi Sudah Bisa Tersenyum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?