Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Menjadi Majikan yang Baik Seperti Nabi [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 November 2015 05:03 5:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 November 2015 09:15
Bagikan
Pembantu rumah tangga yang melarikan diri berkumpul di kantor Tenaga Kerja di Riyadh, Arab Saudi [ilustrasi]
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Oleh: Ali Akbar bin Muhammad bin Aqil

Memanusiakan Khadim (Pembantu)

Dalam “khutbah kemanusiannya” Rasul menyatakan menjelang wafatnya, di Arafah, yang merupakan salah satu puncak dari sejarah ajaran Islam. Karena itu, keberhasilan kita memahami dan menangkap makna dari khutbah Nabi adalah bagian terpenting dalam memahami dan menangkap pesan-pesan kemanusiaan dalam ajaran Islam.

Dalam khutbah perpisahan ini, Nabi Shalallallahu ‘Alaihi Wassallam.menegaskan bahwa manusia mempunyai hak asasi. “Wahai sekalian umat manusia, tahukah kamu dalam bulan apakah ini?” kata Nabi. Para sahabat menjawab, “Kita semua ada dalam hari yang suci, dalam bulan yang suci, dan tanah yang suci.” Nabi melanjutkan, “oleh karena itu, ingatlah bahwa hidupmu, hartamu, dan kehormatanmu itu suci seperti sucinya hari dan bulanmu ini, sampai kamu datang kepada Tuhan dan karena itu tidak boleh dilanggar. Apakah sudah saya sampaikan?” Para sahabat menjawab, “Ya.”

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

“Sekarang dengarkanlah aku, dengarkanlah aku, kamu akan hidup tenang, ingatlah kamu tidak boleh menindas orang (diucapkan oleh Nabi sampai tiga kali), tidak boleh berbuat zalim kepada orang lain, dan harta seseorang itu tidak boleh diambil oleh orang lain kecuali dengan sukarela,” seru Nabi.

Setelah menyampaikan khutbah ini, sore harinya turun firman Allah, “Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untukmu agamamu dan telah Ku-cukupkan untukmu nikmat-Ku dan telah Aku ridloi Islam sebagai agamamu.” (QS 5:3). Selang 20 hari kemudian Nabi wafat.

Khutbah Nabi tersebut menjadi prinsip keadilan bahwa dalam Islam segala sesuatu itu harus sejalan, sebanding, dan seimbang antara hak dan kewajiban. Tidak boleh menekankan yang satu sambil mengabaikan yang lainnya. Pembantu mempunyai kewajiban untuk melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada majikan dan keluarganya sesuai dengan kemampuan atau sesuai dengan kontrak dan kesepakatan kerjanya. Sebaliknya, majikan dan keluarganya memiliki kewajiban untuk berbuat baik kepada pembantunya, misalnya dalam sikap, perlakuan, dan upah yang harus diberikan.

Nabi menyatakan dalam hadisnya, riwayat Imam Abu Daud, “Sesungguhnya pembantumu adalah saudaramu. Berikan makanan dan pakaian kepadanya sesuai dengan makanan dan pakaianmu.”

Dengan hadis ini, Nabi menekankan bahwa hubungan majikan dan pembantu bukanlah semata-mata hubungan kerja dan fungsional, akan tetapi juga hubungan kekeluargaan dan persaudaraan atas dasar nilai-nilai kemanusiaan, sehingga bisa saling menjaga, menghormati, dan melindungi, yang akhirnya akan berdampak pada kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Dengan demikian, bukan hanya member gaji yang sesuai yang merupakan kewajiban majikan. Tetapi memberikannya dengan segera dan tidak menundanya juga merupakan kewajiban. Selain yang bersifat materi, pembantu rumah tangga juga membutuhkan pengakuan atas pekerjaannya, penghargaan atas prestasi pekerjaannya, penyikapan yang baik dari semua anggota keluarga, bahkan senyuman dari semua yang dilayaninya. Sebagimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Shalallallahu ‘Alaihi Wassallam kepada pembantunya, Anas bin Malik.*

Penulis pengajar di Pesantren Darut Tauhid, Malang. Pengasuh Grup Qolbun Salim. Tulisan pernah dimuat di Majalah Cahaya Nabawiy

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:khadimPembantupembantu rumah tangga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemirsa dan Perdagangan Manusia dalam Infotainmen
Tulisan selanjutnya SE “Hate Speech” Dinilai Potensial Menyasar Khotib dan Media Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi

Berita
15 Juni 2026 19:30
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

Terbaru

  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran
  • Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?