Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perjuangkan Kebebasan Beribadah Wanita Muslim Pakai Hijab Bendera AS

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 November 2015 14:02 2:02 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 November 2015 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di tengah meningkatnya sentimen anti-Muslim di Amerika Serikat setelah serangan di Paris, seorang perempuan memberanikan diri menunjukkan jiwa patriotisme sekaligus keimanannya dengan menggunakan hijab bermotif bendera Amerika Serikat di siaran TV Fox News.

Perempuan bernama Saba Ahmed, pendiri Koalisi Muslim pendukung Partai Republik, tampil di program berita Megyn Kelly untuk membela hak masyarakat Muslim di Amerika Serikat untuk beribadah dengan bebas.

Ia memilih mengenakan hijab tersebut untuk menegaskan opininya.

“Saya memutuskan memakai jilbab (bendera Amerika Serikat) di detik-detik terakhir,” ujar Ahmed, yang tadinya akan mengenakan hijab berwarna ungu, dilansir BBC, Jumat (20/11/2015).

“Perempuan-perempuan yang mendandani juga mengatakan hijab ini cantik. Saat akan memakai hijab ungu, mereka bilang jika saya ingin menunjukkan pendirian saya, saya tidak boleh setengah-setengah,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kami juga orang Amerika

Selama acara berlangsung, dia harus berhadapan dengan juru bicara Donald Trump, calon presiden dari Partai Republik, yang menyebutkan masjid-masjid di Amerika Serikat harus ditutup untuk mencegah terorisme.

“Pesan yang ingin saya sampaikan adalah bahwa kami juga orang Amerika, kami adalah Muslim, dan kami pendukung Partai Republik. Kami harus dianggap dan diterima,” lanjut Ahmed.

Pilihan busana Ahmed menjadi sorotan di media sosial dan disinggung paling tidak lebih dari 800 kali sampai Kamis (19/11).

Seorang pengguna media sosial menulis, “Perempuan yang menggunakan bendera Amerika Serikat sebagai hijab harusnya memenangkan perhargaan.”

Pengguna media sosial lain menulis, “Menyedihkan. Tentara AS meninggal untuk bendera itu. Itu bukan hijab.”

Yang lain memperbincangkan seberapa sering bendera AS dikenakan sebagai lambang patriotisme.

“Jika kalian semua mengizinkan perempuan lain menggunakan bendera AS di bikini/celana dalam, maka perempuan Muslim juga boleh mengenakannya sebagai hijab.”

Respon negatif tidak menurunkan semangat Ahmed. Menurutnya, komentar kebencian hanya menunjukkan betapa orang AS tidak peduli terhadap Islam, yang justru diserang oleh para pendukung di Twitter.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bendera AShijabjilbab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kebencian terhadap Muslim Inggris Mengkhawatirkan [2]
Tulisan selanjutnya Tunawisma di Amerika Serikat Mencapai 500 Ribu Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?