Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Inggris Berunjuk Rasa Menentang Serangan Udara di Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 November 2015 10:48 10:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 November 2015 10:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Protes massa berlangsung di kota London dan banyak kota lain di Inggris guna mendesak pemerintah tidak melancarkan serangan udara di Suriah.

Tulisan “Jangan Bom Suriah” diusung para pengungjuk rasa ketika membanjiri jalan-jalan di ibukota dalam aksi protes yang diselenggarakan oleh koalisi Stop the War.

Dilansir Russia Today Sabtu (28/11/2015), demonstrasi di London dimulai di luar kediaman resmi Perdana Menteri David Cameron di 10 Downing Street. Unjuk rasa itu menentang rencana pemungutan suara di parlemen yang akan menentukan apakah Inggris akan melancarkan serangan udara atas kelompok ISIS di Suriah.

“Kami sangat menentang rencana pemungutan suara David Cameron di parlemen untuk membom Suriah. Pemboman itu sudah berlangsung lebih dari 4 tahun oleh pasukan-pasukan lain. ISIS masih sama kuatnya dengan sebelum pemboman dimulai dan kami juga memiliki catatan pemboman selama 14 tahun, dan setiap negara yang kita bom, perang masih berkecamuk di sana sampai sekarang,” kata Lindsey German dari Stop the War di tengah-tengah unjuk rasa.

Sejumlah musisi, politisi, akademisi dan artis, termasuk Brian Eno dan Frankie Boyle, telah menulis sebuah surat kepada PM Cameron untuk mendesaknya agar tidak membom Suriah. Mereka berpendapat serangan bom tidak akan membantu menghapus terorisme, tetapi justru memperburuk keadaan. Daripada melancarkan serangan bom, “lebih baik berhenti mempersenjatai rezim-rezim agresif seperti Arab Saudi dan Qatar yang mensponsori kelompok-kelompok teroris,” kata mereka dalam suratnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh koran Daily Mirror menunjukkan 48 persen orang Inggris mendukung operasi militer atas ISIS, sedangkan 30 persen menentangnya.

Mantan perdana menteri Tony Blair, yang berperan penting dalam pengiriman pasukan Inggris ke Iraq tahun 2003, mendukung intervensi militer Inggris di Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Shaleh Itu Berpulang Setelah Menolong Warga Tenggelam
Tulisan selanjutnya Senjata Pelaku Serangan Paris Dipastikan Dibuat di Serbia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?