Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pernyataan ANNAS terkait Surat Edaran Palsu Kanwil Kemenag Jabar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Desember 2015 17:33 5:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Desember 2015 17:33
Bagikan
Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Pusat, KH Athian Ali Dai.
Bagikan

Hidayatullah.com– Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) akhirnya mengeluarkan pernyataan terkait munculnya Surat Edaran “Palsu” Kanwil Kemenag Jawa Barat No Kw 10.1/2/Kp.04.2/2195/2015 tentang Kewaspadaan Terhadap Ajaran Wahabi Ekstrim Di Wilayah Kota Bandung dan Sekitarnya Tahun 2015 tanggal 22 April di berbagai media.

Menurut ANNAS, surat edaran palsu yang telah banyak dimuat media online adalah fitnah dan adu domba (namimah) yang dilakukan terhadap Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Ketua MUI Jabar, dan KH. Athian Ali Da’i, Lc. M.A. [Baca: Surat Edaran Kemenag Jabar Waspadai Ceramah KH Athian Ali Ternyata Palsu]

Menanggapi munculnya Surat Edaran “Palsu” Kanwil Kemenag Jawa Barat, pihak Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) akhirnya mengeluarkan 7 pernyataan sikap. Pernyataan ini ditandatangani Sekretaris ANNAS Pusat, Tardjono Abu Muas.

1. Beredarnya Surat Edaran “Palsu” Kanwil Kemenag Jawa Barat No Kw 10.1/2/Kp.04.2/2195/2015 tentang Kewaspadaan Terhadap Ajaran Wahabi Ekstrim Di Wilayah Kota Bandung dan Sekitarnya Tahun 2015 tanggal 22 April di berbagai media sosial merupakan fitnah dan adu domba (namimah) yang dilakukan terhadap Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Ketua MUI Jabar, dan KH. Athian Ali Da’i, Lc. M.A.

2. Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) memprihatinkan munculnya budaya buruk di masyarakat Indonesia, Jawa Barat khususnya berupa fitnah-fitnah dan adu domba seperti ini, hal ini mengingatkan kita akan budaya yang biasa dan sedang dibangun oleh kelompok yang menjalankan misi perjuangannya dengan cara seperti ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

3. Isu Wahabi adalah isu yang mengada-ada, tidak berdasar dan merupakan isu politik yang tujuannya hanya untuk memecah belah masyarakat ataupun umat Islam. Menciptakan “hantu” yang dibuat-buat dalam rangka merusak fikiran dan cara pandang masyarakat yang bersifat pembodohan dan pembelokkan dari realita yang dihadapi masyarakat seperti korupsi, ambivalensi, mistik-mistik, dan arogansi politik.

4. ANNAS mengapresiasi klarifikasi yang dilakukan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat yang menyatakan palsunya surat edaran dimaksud dan mendukung jika ada pengusutan lebih lanjut pembuat surat palsu tersebut. Pengusutan tuntas ini penting untuk mencegah berkembangnya budaya buruk fitnah dan adu domba di kemudian hari.

5. Mengaitkan pengajian di Masjid Al Fajr dengan infak untuk memberangkatkan warga Bandung ISIS Timur Tengah sungguh menggelikan. Hanya ada dalam khayalan pembuat skenario film komedi. Itu pun film yang tidak bermutu. Semua pihak sepakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap ISIS. Sama dengan pentingnya kewaspadaan terhadap SYIAH. Stabilitas dan keselamatan umat, masyarakat, bangsa dan negara harus menjadi prioritas dan komitmen bersama.

6. ANNAS mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu bohong, provokatif, dan adu domba dari pihak manapun. ANNAS akan terus melakukan upaya dakwah mengingatkan masyarakat akan sesat, menyesatkan dan membahayakannya ajaran Syiah bagi umat, bangsa dan negara. Syiah adalah gerakan politik yang tengah berupaya menggoyahkan sendi-sendi kesatuan berbagsa dan bernegara NKRI.

7. ANNAS selalu membangun ukhuwah Islamiyah dengan seluruh kaum muslimin di Indonesia, persaudaraan Islam sangat dijunjung tinggi untuk bersama-sama menjaga martabat umat.

Bersama-sama dengan seluruh elemen umat, bangsa dan negara mencegah penyusupan dan perusakkan nilai-nilai persaudaraan yang dihembuskan oleh kelompok yang kini semakin gencar merongrong stabilitas dan kedaulatan Negara.* /Abu Luthfi Satrio

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ANNASSurat Edaran Palsusyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KAMMI: Kegaduhan MKD Hanya Mengalihkan Esensi
Tulisan selanjutnya Berlarutnya Masalah Bangsa Akibat Praktik Ekonomi Ribawi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?