Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dinonaktifkan, Dosen Universitas Kristen di Wheaton College Beraksi Pakai Jilbab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Desember 2015 15:26 3:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Desember 2015 15:26
Bagikan
Dr. Larycia Hawkins adalah asosiate professor ilmu politik di Wheaton College
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang  professor ilmu politik di perguruan tinggi Kristen, Wheaton College Amerika Serikat dinononaktifan secara sepihak dari tempatnya bekerja, setelah melakukan aksi solidaritas terhadap Muslim.

Perguruan tinggi tempat Hawkins bekerja di pinggiran Kota Chicago itu mengatakan  cuti administratif karena “pertanyaan yang signifikan mengenai implikasi teologis dari pernyataan” dia membuat tentang Islam dan Kristen”, demikian dikutip nbcnews.com, Rabu (16/12/2015).

Pihak kampus juga menolak jika penonaktifan Hawkins hari Selasa terkait sikapnya mengenakan jilbab, namun pihak fakultas mengatakan Hawkins, “harus berbicara tentang isu-isu publik dalam cara-cara yang setia mewakili Pernyataan Iman Perguruan Tinggi Evangelis,” ujar seorang sfat dikutip laman 6abc.com.

Penonaktifan Hawkins diperkirakan karena pernyataannya sebelum ini yang mengatakan Kristen dan Islam menyembah Tuhan yang sama.

Apa yang dilakukannya tidak terlepas dari ide provokasi calon presiden dari Partat Republik, Donald Trump yang sebelum ini menyatakan semua Muslim tidak diizinkan lagi memasuki Amerika Serikat (AS).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hawkins, berpendapat bahwa solidaritas secara teoritis saja tidak cukup, karenanya sebagai ekspresi persahabatan Kristen, ia bersumpah awal pekan ini untuk memakai jilbab sampai Perayaan Natal sebagai bentuk solidaritas terhadap Muslim dan sebagai bagian dari ibadah Adven Kristen.

Dr. Larycia Hawkins adalah asosiate professor ilmu politik di Wheaton College, sebuah perguruan tinggi Kristen Evangelis.

Hawkins adalah seorang profesor wanita pertama dan berkulit hitam dari universitas tersebut. Pada laman Facebooknya dia juga menyatakan bahwa “Saya berbagi solidaritas agama saya dengan Muslim karena, sebagaimana saya Ahli Kitab – seorang Kristen”.

Aksi Hawkins mendapat dukungan dari para mahasiswanya.

“Kami mencintai dan mendukung Dr. Hawkins dan melihatnya sebagai bagian penting dari masyarakat kita,” kata Wyatt Harms, seorang mahasiswa Wheaton College.

Hawkins mengajar sejak tahun 2007 .Sementara itu Wheaton College sendiri memiliki hampir tiga ribu siswa.*/Abu Malika

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamjilbabkristenLarycia Hawkinsperguruan tinggi Kristen EvangelisWheaton College
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Ditanya-tanya di Kedubes AS
Tulisan selanjutnya Jalan Juang Founding Fathers Menentang Imperialis Asing [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?