Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kuwait Kirim Pasukan Darat Guna Perangi Pemberontak Houthi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Desember 2015 21:57 9:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Desember 2015 05:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kuwait memutuskan untuk mengirim pasukan darat guna memerangi pemberontak Syiah Houthi (Hautsyi) di Yaman, demikian sebuah koran lokal melaporkan hari Selasa (29/12/2015).

Harian Al-Qabas mengutip dari sebuah sumber terpercaya yang mengatakan kabinet Kuwait telah menyetujui pengiriman pasukan ke Arab Saudi, untuk memimpin koalisi yang dibentuk dengan maksud melawan pemberontak Houthi, pada Ahad depan secepatnya.

Partisipasi Kuwait pada perang Yaman sejauh ini hanya sebatas serangan udara.

Tidak ada yang menyebutkan secara pasti jumlah dari pasukan tersebut.

Sejak Maret, koalisi yang dipimpin Saudi telah melancarkan serangan-serangan udara pada pemberontak Houthi dan pasukan yang setia pada mantan presiden Ali Abdullah Saleh setelah mereka menyerbu sebagian besar dari Yaman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Ahad, Mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh menolak melanjutkan pembicaraan damai dengan pemerintah.

Saleh memimpin Yaman selama tiga dekade dan telah mempertahankan hubungan baik dengan Arab Saudi sebelum mengundurkan diri di tahun 2012 diikuti dengan sebuah pemberontakan terhadap kepemimpinannya.

Dalam pidatonya Ahad malam pada sebuah pertemuan dengan para anggota dari partainya, Partai Kongres Rakyat Umum (GPC), Saleh mengatakan, “Kita tidak akan mengambil bagian dalam dialog  di masa dating kecuali perang berakhir.”

Perwakilan GPC menghadiri pembicaraan damai yang diprakarsai PBB di Swiss minggu lalu. Tidak ada kemajuan besar dalam pembicaraan damai tersebut tetapi partai GPC setuju untuk melakukan pertemuan kembali pada 14 Januari.

Genjatan senjata dimulai ketika pembicaraan damai dibuka di Swiss tetapi kekerasan terus terjadi setiap harinya.

Konflik di Yaman telah menyebabkan kematian lebih dari 5.800 orang sejak campur tangan koalisi Saudi pada Maret, demikian menurut data dari PBB.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ali Abdullah SalehHautsyiHouthipemberontakSaudisyiahyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Karakter Lebah yang Dapat Ditiru Manusia
Tulisan selanjutnya Pertemuan Erdogan dan Raja Salman Kemungkinan Bahas Pelengseran Bashar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?