Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Algojo ISIS yang Baru Diduga Kuat Pria Hindu Mualaf Warga Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Januari 2016 13:19 1:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Januari 2016 12:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tersangka utama dalam video propaganda terbaru ISIS diduga kuat adalah pria Hindu warganegara Inggris yang pindah memeluk agama Islam bernama Siddhartha Dhar.

Sebuah sumber resmi mengatakan kepada BBC Senin (4/1/2016) bahwa Dhar menjadi pusat investigasi atas video propaganda terbaru ISIS tersebut, yang menampakkan eksekusi mati lima orang yang disebut ISIS adalah mata-mata.

“Banyak orang yang menduga itu adalah dia,” kata sumber tersebut, meskipun belum ada konfirmasi resmi.

Sebelumnya, satu dari teman-temannya mengatakan kepada BBC bahwa “tidak ada keraguan” kalau suara yang didengarnya di video propaganda terbaru ISIS tersebut adalah Siddhartha Dhar.

Seorang saudara perempuan Dhar kepada BBC mengatakan bahwa ketika pertama kali mendengar suara dari video tersebut dirinya khawatir pria itu adalah saudara lelakinya, meskipun setelah menonton klipnya dia ragu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya shock,” kata Konika Dhar.

“Saya yakin suaranya mirip, dari apa yang saya ingat itu suara saudara laki-laki saya. Namun setelah menyaksikan klip pendek itu secara seksama, saya menjadi tidak terlalu yakin, sehingga saya resah.”

Dhar, yang juga dikenal sebagai Abu Rumasyah, pernah ditahan pada tahun 2014 dengan tuduhan mendorong aksi terorisme, tetapi lepas dengan uang jaminan.

Bekas pengusaha dan ayah empat anak warga Walthamstow di London timur itu kemudian pergi ke Suriah.

Dhar adalah pria Hindu yang pindah masuk agama Islam, lalu bergabung dengan Al-Muhajirun, organisasi Muslim yang dinyatakan terlarang berdasarkan undang-undang terorisme di Inggris.

Dia kerap mengikuti aksi-aksi unjuk rasa menentang Amerika Serikat, Israel, rezim-rezim Arab dan lain-lain yang dianggap tidak islami.

Dhar juga rajin berdiri di luar masjid pada hari Jumat, guna mencari pendukung baru “paham radikal” yang diikutinya. Dia juga diketahui mengunggah video ke internet, jarang menampik kesempatan bicara ke media, dan ketika berbicara tidak menutup-nutupi pandangan radikalnya, tulis BBC.

Sementara itu, bocah lak-laki yang muncul dalam video yang sama menurut laporan Channel 4 News diidentifikasi bernama Sunday Dare oleh kakeknya Isa Dare. Bocah itu dibawa ke Suriah oleh ibunya yang merupakan putri Isa Dare, Grace Dare.

“… Dia cucu lelaki saya. Saya sangat mengenalinya,” kata Isa Dare, seraya menambahkan bahwa cucunya dipakai sebagai alat propaganda dan dijadikan “tameng”.

Grace Dare alias Khadijah, merupakan warga Inggris keturunan Nigeria yang menjadi mualaf di usia 18 tahun. Dia pergi ke Suriah pada 2013, ketika berusia 22 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ucapkanlah Kalimat Thayyibah
Tulisan selanjutnya Vonis Penjara Seumur Hidup Sejumlah Tokoh Al-Ikhwan Mesir Dibatalkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?