Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sepatu Berlafadz Allah di Bojonegoro Diduga dari Surabaya

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 12 Januari 2016 06:06 6:06 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 12 Januari 2016 06:06
Bagikan
Lafadz tersebut berbunyi “Fallahu Khairun haafizhoon”, penggalan ayat ke-64 Surat Yusuf.
Bagikan

Hidayatullah.com- Sepasang sepatu berlafadz Allah dan ayat al-Qur’an di Desa Woro, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro, Jawa Timur diduga berasal dari Surabaya. Demikian pengakuan Najih Abdul Hamid, warga setempat yang mendapati sepatu itu.

Menurut guru agama di Pondok Pesantren Darul Istiqomah Woro ini, sepatu merek La Koka itu milik muridnya bernama Sahrul Ramadhan.

Sahrul, murid Kelas 1 MTs Darul Istiqomah, kepada Najih mengaku, awalnya ia tak mengetahui perihal lafadz Arab di sepatunya. Ia pun cukup lama memakai sepatu itu, sekitar sebulan.

Hingga kemudian pada Kamis (08/01/2016), di sekolahan itu, sejumlah murid Najih mendapati ada yang aneh pada sepatu Sahrul. Keanehan itu berupa adanya kaligrafi Arab yang mirip penggalan ayat ke-64 dalam al-Qur’an Surat Yusuf.

“Pemilik sepatu baru tahu setelah ditunjukkan oleh kakak kelasnya. Sore hari baru anak-anak melapor ke saya. Kebetulan mereka mukim di pondok,” terang Najih saat dikonfirmasi hidayatullah.com , Ahad,  (10/01/2016).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Setelah menerima laporan tersebut, Najih mengaku berusaha mencari tahu dari mana Sahrul memperoleh sepatu serta dimana alamat toko penjualnya.

Namun rupanya, berdasarkan keterangan Sahrul kepada Najih, “(Sepatu itu) dari Surabaya dibelikan kakaknya (Sahrul).”

Najih mengatakan, tulisan فالله خير حافظا, yang jika dilantikan berbunyi “Fallahu Khairun haafizhoon”, tercetak pada sepasang sepatu kain itu dengan tulisan yang sama.

Pada Kamis itu pun, murid-murid Najih membakar sepatu tersebut di pesantren.

Najih berharap ada pihak yang bisa membantunya menemukan produsen sepatu tersebut. Ditanya soal sikap pihak pesantren terhadap temuan itu, Najih belum memberi jawaban.

Diberitakan sebelumnya oleh hidayatullah.com, Najih mengunggah dua buah foto sepatu berlafadz Allah dan ayat al-Qur’an ke akun facebook-nya, Najih Ibn Abdil Hameed. [Baca: Penistaan Lagi, Kini Ada Sepatu Berlafadz Ayat Al-Qur’an]

Fotonya lantas menuai reaksi dari para netizen. Mereka menilai, pemasangan lafadz Allah pada sepatu adalah bagian dari rentetan kasus penistaan simbol Islam belakangan ini.

Beberapa waktu lalu, di Jawa Timur terjadi kasus “sandal berlafadz Allah”. Disusul kemudian kasus penggunaan sampul al-Qur’an untuk bahan terompet.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:lafadz Allahpenodaan agamaSandalsepatuTerompet
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zaitun Rasmin Mengaku Sedih Harus Menuntut Metro TV
Tulisan selanjutnya Sejarawan: Pernyataan Bahwa Sunda Wiwitan Agama Asli Sunda adalah Mitos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?