Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Cegah Pemikiran Sesat, UNIDA Gontor Keliling Jatim-Jabar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Januari 2016 09:09 9:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Januari 2016 09:00
Bagikan
Acara UNIDA Gontor di UIKA Bogor.
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekerjasama dengan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Program Kaderisasi Ulama (PKU) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mengadakan Workshop Pemikiran dan Peradaban Islam, Rabu, 17 Rabiuts Tsani 1437 (27/01/2016).

Menurut Joko Andi, salah seorang pendamping rombongan mahasiswa PKU UNIDA, kegiatan ini punya beberapa tujuan dan manfaat.

“Selain silaturahim dengan sivitas UIKA, sejatinya kami juga sedang belajar memahami realitas dakwah yang sesungguhnya,” ucap Joko Andi.

Harapannya, workshop pemikiran ini sebagai sosialisasi untuk mengkritisi dan mengingatkan masyarakat terhadap berbagai pemikiran sesat dan menyimpang. Mulai dari paham sekularisme, liberalisme, pluralisme, relativisme, dan sejumlah aliran pemikiran berbahaya lainnya.

Di hadapan 100 orang hadirin, para peserta PKU UNIDA secara bergantian tampil ke depan memaparkan makalahnya. Materi pertama disampaikan oleh Sifrul Akhyar, dengan tema “Konsep Relativitas Dalam Pluralitas Agama”.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selanjutnya oleh Taqiyuddin dengan tema “Kebebasan Beragama dalam Perspektif DUHAM”; lalu Pahriannor membawakan “Konsep Asbabbun Nuzul Perspektif Liberal”, dan terakhir Abdul Mun’im, mengupas “Telaah Kritis Konsep Ushul Furu’ Dalam Ikhtilaf”.

Disebutkan, acara Roadshow Pemikiran dan Peradaban Islam ini berlangsung selama dua pekan di berbagai kota dari Jawa Timur sampai Jawa Barat.

Dimulai sejak Jumat (15/01/2016), dari Pesantren Gontor Ponorogo, lalu ke Lamongan, Gresik, Surabaya, Malang, Purwokerto, Jogja, Purworejo, Bogor, hingga Jakarta.

“Di Jakarta kami rencana berkunjung ke kantor MIUMI Pusat dan MUI Pusat,” ucap Hisyam, mahasiswa UNIDA.

Dalam kesempatan sama, Dr Ahmad Alim, dosen Tafsir UIKA, menyampaikan apresiasi sekaligus sambutan kepada peserta PKU UNIDA. Menurutnya, selama ini Pondok Gontor dan UIKA sudah menjalin kerjasama sejak awal dalam bidang dakwah dan pendidikan.

“Terimakasih kepada rombingan PKU UNIDA yang sudah memberi kepercayaan kepada UIKA dalam kerjasama workshop pemikiran ini,” ungkap Ahmad Alim.

Untuk diketahui, hingga saat ini UIKA Bogor konsisten mengusung konsep Islamisasi Sains dan Kampus (ISK) yang sejak awal digagas oleh AM Saefuddin, saat itu.*/ Masykur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gontorperang pemikiranperguruan tinggi islamUNIDAUniversitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Semoga Langkahmu ke Sekolah Menuju Surga”
Tulisan selanjutnya Masyarakat Diimbau Tidak Anarkistis terhadap Eks Pengikut Gafatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?