Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

5 Amalan Raih Keberuntungan [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Januari 2016 07:58 7:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Januari 2016 07:58
Bagikan
Amalan yang makruf adalah amalan yang mendekatkan diri kepada Allah. Sedangkan mungkar adalah perbuatan yang menjauhkan diri dari Allah
Bagikan

SEBAGAIAN manusia mungkin beranggapan, keberuntungan bagi orang miskin adalah memiliki harta melimpah dan hidup mewah. Sedang bagi seorang murid, keberuntungan adalah menjadi seorang guru karena tak perlu lagi mengerjakan tugas atau mendapat hukuman jika tidak mengerjakannya.

Berbeda halnya bagi rakyat biasa. Keberuntungan baginya adalah memiliki kedudukan dan jabatan tinggi hingga ia bisa dikenal banyak orang. Sedang bagi pengendara motor, keberuntungan adalah memiliki mobil berfasilitas AC, sehingga ia tidak lagi kepanasan di bawah terik matahari saat berkendara.

Demikian sederet pendapat manusia ketika mendefinisikan atau memaknai keberuntungan.  Ketika manusia bertanya, apakah yang mereka cari selama ini. Sebagiannya menjawab,  keberuntunganlah yang akan menjadikan hidupnya menjadi lebih baik. Keberuntungan adalah kunci menggapai segala yang dicita-citakan selama ini.

Sebenarnya, bersikap ambisius dalam memperoleh impian atau keberuntungan sah-sah saja dilakukan oleh setiap orang. Ia boleh saja banting tulang dan bekerja keras siang malam untuk meraih keberuntungan menurut definisinya. Namun, yang dikhawatirkan adalah apakah keberuntungan di dunia otomatis mengantar menjadikannya beruntung di di hari Akhirat kelak? Apakah keberuntungannya di mata manusia serta merta menjadikan mereka sebagai orang yang beruntung di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala (Swt)?

Terkadang, kenikmatan materi yang diperoleh seseorang tak mampu menjadi kepuasan bathin dalam hidupnya. Meski segalanya telah ia dapatkan dan nikmati, masih saja menyisakan setumpuk mimpi dan khayalan keinginan lainnya. Demikian ciri manusia yang digariskan secara mendasar. Ia melekat dalam bawaan manusia sebagai al-insan. Ada rasa tak pernah puas terhadap kenikmatan dan karunia yang diberikan Allah.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Sejak dini al-Qur’an sebagai petunjuk hidup orang beriman punya pengertian tentang keberuntungan (al-falah). Sedang diakui atau tidak, definisi keberuntungan yang dimaknai manusia saat ini lebih banyak berkutat pada persoalan materi dunia.

Uniknya, berbeda dengan takrif keberuntungan di atas, dalam ajaran Islam, setiap manusia bisa dan berhak meraih keberuntungan. Mulai dari guru, pejabat, pedagang, sopir atau buruh sekalipun, asal mereka mau mengikuti petunjuk yang dijelaskan dalam al-Qur’an.

Ibn al-Qayyim al-Jauziyah dalam Kitab al-Fawaid mengatakan, “Keberuntungan adalah setiap kali seorang hamba bertambah ilmunya, maka tawadhu’ dan kasih sayangnya bertambah. Jika amalnya bertambah, rasa takut dan waspadanya meningkat. Ketika umurnya kian menua, kerakusannya terhadap kehidupan dunia berkurang, dan acap hartanya bertambah, maka bertambah pula kedermawanannya. Juga setiap kali kedudukannya meninggi, ketundukkaannya kepada Allah dan kedekatannya serta bantuannya kepada orang lain makin menjadi pula.”

Menurut Ahmad Musthafa al-Maraghi, al-falah (keberuntungan) adalah tercapainya tujuan yang dicita-citakan, berkat ilham yang diberikan Allah pada orang-orang yang bertakwa untuk menuju jalan keberhasilan.

Al-Qur’an menilai keberuntungan itu tak hanya dilihat dari status dan kedudukan manusia di dunia. Tidak pula diukur dari wajah dan ketampanan yang dibanggakan. Apalagi hanya dengan tumpukan harta yang tak berarti apa-apa di hadapan Allah Subhanahu Wata’ala.

Al-Qur’an adalah petunjuk yang sempurna bagi seorang Muslim yang menginginkan keberuntungan dunia dan akhirat. Amalan-amalan yang dilakukan bagi perindu surga merupakan barometer untuk mendapat predikat keberuntungan. Berikut ini beberapa amalan kebaikan di dalam al-Qur’an yang layak dikerjakan oleh seorang Muslim.

Kiranya hal itu bisa menjadi menjadikan dirinya sebagai sosok beruntung (al-muflihun) di hadapan Allah;

Kesatu: Amar makruf nahi munkar

Manusia adalah khalifatullah yang memiliki amanah yang wajib dipenuhi kepada Allah. Selain bersujud dan beribadah kepada-Nya. manusia memiliki kewajiban menebar kebaikan pada setiap makhluk. Allah memberikan waktu dengan porsi yang sama bagi setiap hamba-Nya. Namun tak setiap orang lalu menggunakan waktu tersebut dengan kegiatan dan manfaat yang sama. Olehnya, setiap Muslim hendaknya memaksimalkan waktu yang tersedia untuk menebar kebaikan. Kebaikan yang ia lakukan niscaya menjadikan dirinya sebagai mukmin yang beruntung.

Allah berfirman:

ولتكن منكم أمة يدعون إلى الخير ويأمرون بالمعروف وينهون عن المنكر وأولئك هم المفلحون

“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS Ali-Imran [3]: 104).

Abu Ja’far al-Baqir meriwayatkan, Rasulullah membaca firman Allah di atas lalu berkata: Yang dimaksud dengan kebaikan ini adalah mengikuti al-Qur’an dan sunnahku. Amalan yang makruf adalah amalan yang mendekatkan diri kepada Allah. Sedangkan munkar adalah perbuatan yang menjauhkan diri dari Allah.*/Arsyis Musyahadah, mahasiswi Pascasarjana UIKA Bogor, Program Pendidikan dan Pemikiran Islam  (BERSAMBUNG)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amalamalankeberuntunganMa'rufnahi munkar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hikmah Sakit dan Penggugur Dosa
Tulisan selanjutnya MUI Jajaki Kerjasama Pendidikan Kader Ulama dengan Qatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?