Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS dan Rusia Umumkan Gencatan Senjata, Tak Ajak Jabhah Nusrah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Februari 2016 11:16 11:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Februari 2016 11:16
Bagikan
Korban serangan Rusia di Douma
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat dan Rusia pada Senin (22/02/2016) mengumumkan bahwa gencatan senjata di Suriah yang akan berlaku pada hari Sabtu 27 Februari mendatang.

Dalam pernyataan bersama, kedua negara mengatakan hal tersebut akan berlaku untuk pihak yang memiliki komitmen untuk gencatan senjata, tetapi tidak untuk kelompok IS atau Nusra Front, sebuah afiliasi al-Qaeda.

Mereka juga menyatakan bahwa kelompok oposisi mendaftar dengan persyaratan akan diberi jaminan perlindungan dari aksi militer oleh Rusia, AS dan Suriah.

Departemen Luar Negeri AS mempublikasikan lima halaman rencana setelah presiden Barack Obama dan Vladimir Putin berbicara pada hari Senin (22/02/2016).

“Jika dilaksanakan dan dipatuhi, gencatan ini tidak hanya akan menyebabkan penurunan kekerasan, tetapi juga terus memperluas pengiriman bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan untuk wilayah terkepung dan mendukung transisi politik ke pemerintah yang responsif terhadap keinginan rakyat Suriah,”kata Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami semua menyadari tantangan yang signifikan ke depan,” kata Kerry. “Selama beberapa hari mendatang, kami akan bekerja untuk mengamankan komitmen dari pihak-pihak agar mereka patuh sesuai dengan persyaratan.”

Putin mengatakan, Rusia akan melakukan “apa pun yang diperlukan” untuk memastikan Damaskus menghormati perjanjian tersebut. “Kami mengandalkan AS untuk melakukan hal yang sama dengan sekutu-sekutunya dan kelompok-kelompok yang mendukung mereka,” tambahnya.

Rencana gencatan tersebut sebenarnya melewati batas waktu yang ditentukan oleh Washington, Moskow, dan 15 negara lain dalam sebuah konferensi di Munich di awal bulan ini. Perjanjian gencatan senjata yang seharusnya dilakukan pada tanggal 19 Februari. Demikian dikutip middleeasteye.net.

Tanggal ini juga melewati rencana di tanggal 25 Februari untuk melanjutkan pembicaraan damai yang disponsori PBB di Jenewa antara oposisi dan pemerintah Bashar al-Assad.

Perjanjian juga membuat “hubungan komunikasi antar negara” dan kelompok kerja untuk memajukan dan memantau gencatan senjata, jika diperlukan.

Perjanjian tersebut menyatakan bahwa kelompok-kelompok oposisi bersenjata, pemerintah Suriah dan setiap pendukungnya harus mengkonfirmasi kepada Rusia dan AS paling lambat tengah hari pada 26 Februari bahwa mereka terikat dengan perjanjian.

Mereka harus menyatakan bahwa mereka terikat pada resolusi PBB 2254 dan berpartisipasi dalam negosiasi perdamaian yang disponsori PBB, menghentikan serangan, menahan diri dari mencari wilayah selanjutnya di Suriah dan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah mereka.

Hal ini juga menyatakan bahwa semua pihak dapat menggunakan kekuatan “proporsional” untuk membela diri terhadap setiap pelanggaran gencatan senjata.

Rusia dan AS mengklaim siap untuk memastikan “pihak yang berpartisipasi dalam gencatan senjata terhindar dari serangan oleh pasukan bersenjata Rusia, koalisi kontra ISIL pimpinan AS, angkatan bersenjata dari pemerintah Suriah dan pasukan lain yang mendukung mereka, dan pihak lainnya untuk gencatan senjata.”

Sekjen PBB, Ban Ki-Moon, menyambut pengumuman ini sebagai “sinyal harapan yang sudah lama ditunggu-tunggu” dan mendesak semua pihak untuk mematuhi perjanjian tersebut.*/Karina Chaffich

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikagencatan senjatarusiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslimat NU: Bakti untuk Negeri [2]
Tulisan selanjutnya Distorsi Kisah Kaum Nabi Luth (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?