Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi dan Mesir Sepakat Bangun Jembatan di Atas Laut Merah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 April 2016 11:20 11:20 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 April 2016 11:20
Bagikan
Universitas Raja Salman Mesir
Raja Salman dan Presiden Abdul Fatah al Sisi
Bagikan

Hidayatullah.com– Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud hari bersepakat dengan Mesir membangun sebuah jembatan melintasi Laut Merah yang menghubungkan kedua negara itu, pada hari kedua kunjungannya ke Mesir.

Raja Salman membuat pengumuman itu dalam pernyataan yang disiarkan di televisi setelah bertemu dengan Presiden Mesir, Abdul Fattah al-Sisi dan sebelum wakil kedua negara itu menandatangani  perjanjian investasi.

Menurut Raja Salman, jembatan yang menghubungkan Saudi dan Mesir yang  dibangun di atas Laut Merah itu  akan meningkatkan perdagangan antara kedua negara.

Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi mengatakan jembatan akan dinamai raja Saudi.

“Saya setuju dengan saudara saya Yang Mulia Presiden Abdul Fattah al-Sisi untuk membangun jembatan yang menghubungkan kedua negara” kata Raja Salman Jumat (08/04/2016). dikutip BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Langkah bersejarah ini untuk menghubungkan dua benua Afrika dan Asia,  sebuah transformasi kualitatif yang akan meningkatkan perdagangan antara dua benua ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya” tambahnya.

Seperti diketahui, Arab Saudi dan negara-negara Teluk telah mendukung Mesir dengan miliaran dolar sejak Presiden  AlSisi mengambil alih kekuasaan tahun 2013 dari presiden terpilih dalam Pemilu, Dr Mohammad Mursy dari Al Ikhwan al Muslimun.

Menurut BBC, Arab Saudi hal Mesir sebagai mitra penting dalam upaya untuk membangun blok ‘Sunni Muslim’ menyatakan sebagai benteng melawan pertumbuhan regional guna menghalau pengaruh Iran yang Syiah.

Kunjungan Raja Salman datang di tengah-tengah ketegangan hubungan kedua negara, karena Al Sisi dinilai tidak mengambil sikap menentang Rezim Suriah Bashar al-Assad dan Riyadh mencari lebih banyak dukungan Kairo atas perang melawan pemberontak Syiah di Yaman.

“Saya setuju dengan saudaraku Presiden Abdul Fattah al-Sisi untuk membangun sebuah jembatan yang menghubungkan kedua negara,” ujar Raja Salman.

“Langkah bersejarah ini untuk menghubungkan dua benua Afrika dan Asia, adalah sebuah transformasi kualitatif yang akan meningkatkan perdagangan antara dua benua ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya” tambahnya.

Jembatan Laut Merah menghubungkan kedua negara telah diusulkan beberapa kali sebelumnya namun telah gagal.

Raja Salman bekunjung lima hari ke Mesir, di mana diharapkan mengumumkan perjanjian perdagangan dan kerjasama yang lebih banyak.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudijembatanJenderal Abdul Fatah al-SisiLaut MerahMesirRaja Salman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Merasa Cukup dan Qana’ah
Tulisan selanjutnya Kufah, Sumber Malapetaka Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?