Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Pelajar Sejati, Jadilah Pelopor Perubahan!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 April 2016 10:45 10:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 April 2016 10:45
Bagikan
Ilustras: Syabab Hidayatullah
Bagikan

Oleh: M Rizqi Utama

 

BILA kita sedikit saja menoleh ke belakang. Satu abad silam pada masa pendudukan. Betapa takutnya Penjajah bilamana para pelajar pulang dari mendalami ilmu agama dan menunaikan ibadah haji ke Baitullah. Karena, setibanya mereka ke negeri pertiwi, bisa dipastikan mereka menjadi pelopor perlawanan. Sangking takutnya, mereka mempersulit orang Indonesia untuk berangkat ke Makkah Al-Mukarromah. [Lihat Api Sejarah Jilid 2, Ahmad Mansur Suryanegara]

Seorang penulis muda Indonesia, Salim A Fillah dalam sebuah artikel berjudul, Haji: Manusia Berbahaya, menceritakan secara rinci hal tersebut. Misalnya, tentang Syaikh Abdusshamad Al Jawi Al Falimbani (1704-1789). Putra asli Palembang ini menimba ilmu agama dan menjadi Ulama Besar di Masjidil Haram. Resah dengan keadaan bangsanya, Syeikh Abdusshamad berikirim surat kepada tiga anggota Wangsa Mataram yang paling berkuasa di Jawa; Kanjeng Sultan Hamengkubuwana I (1755-1792) di Yogyakarta, Sri Susuhan Parkubuwana III (1749-1788) di Surakarta, dan Pangeran Miji Mangkunegara (1757-1795).

Secarik surat itu sanggup menggemparkan kediaman Residen F.C Van Straalendorff. Dan membuat Gubernur Jendral VOC di Batavia, Petrus Albertus Vander Parra (1761-1755) sukar tidur. [Lihat Haji: Manusia Berbahaya, Salim A Fillah, salimafillah.com, 29/09/2015].

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Mengapa para penjajah dibuat takut oleh selembar surat dari Syeikh Abdusshamad Al-Jawi Al-Falimpani? Karena mereka sadar, bahwa goresan tinta Ulama tak ubahnya genderang perang. Bilamana sudah ditabuhkan, ia akan menyatukan seluruh kekuatan. Melawan setiap tirani dan kesewenang-wenangan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman;

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنفِرُواْ كَآفَّةً فَلَوْلاَ نَفَرَ مِن كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَآئِفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُواْ فِي الدِّينِ وَلِيُنذِرُواْ قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُواْ إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ

“Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam ilmu agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.” [QS: At-Taubah: 122]

Menyarikan maksud dari ayat di atas, seorang Mufassir ternama, Syekh Muhammad bin Ali bin Muhammad As-Syaukani dalam Fathul Qadir menjelaskan, bahwa ada dua jenis safar/ bepergian yang dianjurkan. “Pertama, berjihad dan belajar.”

Ayat di atas turun berkenaan dengan kebiasaan para sahabat bila mana ada panggilan berjihad. Semua berbondong-bondong memanggul senjata. Sampai tidak tersisa seorang pun di Madinah. Melalui ayat di atas, Allah Subhanahu wa Ta’ala sampaikan kepada mereka bahwa hal itu tidak sepenuhnya benar. Semestinya, tetap harus ada diantara mereka yang tinggal di Madinah untuk fokus menekuni ilmu agama. Mereka adalah perwakilan dari tiap-tiap kelompok, yang kelak akan kembali kepada kaumnya untuk mengemban amanah dakwah.

Masih menurut Imam Syaukani, ketika perintah mendalami ilmu agama Allah Subhanahu wa Ta’ala sandingan dengan perintah jihad fi sabilillah. Menunjukan betapa penting dan sakralnya tugas tersebut. [Lihat Fathul Qadir Imam Syaukani, Jilid 1, Hal. 606]

Dua Pilar Keikhlasan

Pelajar sejati hanya memiliki dua ambisi dalam pengembaraannya. Belajar dan mengajar. Mengangkat kebodohan dari diri sendiri kemudian orang lain. Imam Syaukani berkata, “Maka siapa saja yang niatnya dalam menimba ilmu selain kedua itu, berarti tujuannya adalah duniawi.”  Selanjutnya, beliau mengibaratkan bahwa orang yang menghendaki keuntungan dunia lewat ilmu agama. Sama halnya dengan seorang yang membersihkan pecinya menggunakan alas kaki. [Lihat Fathul Qadir Imam Syaukani, Jilid 2, Hal 606-607]

Allah Subahanahu wa Ta’ala memenangkan Islam melalui mereka yang memberikan hidupnya untuk agama. Bukan sebaliknya, mencari keutungan pribadi darinya. Baik itu beruapa kemasyhuran, jabatan, wanita, maupun harta benda. Keikhlasan dalam menimba ilmu kemudian menyebarkannya merupakan urusan paling mendasar dalam perbaikan umat.

Penulis teringat nasehat salah seorang guru di pesantren  Dr. Ali Mushri semoga Allah merahmatinya, “Ibaratnya, seorang ‘alim itu sabun yang akan membersihan kotoran dari tubuh umat. Bagaimana jadinya kalau sabunnya saja kotor?!” terangnya di hadapan ratusan santri.

Pelajar agama sejati tidaklah tenggelam di mimbar-mimbar khutbahnya. Lantas berharap satu dua keping dinar sebagai upah dari ilmunya. Mereka bukan penghamba dunia. Sebaliknya, merekalah para pelopor perubahan. Perubahan dari penghabaan manusia terhadap manusia, kepada penghabaan sejati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata.

Para penuntut ilmu akan pulang ke daerahnya masing-masing. Berjuang dan ‘berjihad’ melawan kebodohan. Mencerdaskan dan mensholehkan. Merekalah obor terang yang memandu kafilah ini berjalan menuju kebahagiaan dunia dan akherat. Wallahu ‘Alam Bisshawab*

Penulis adalah pengasuh anak-anak yatim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pelajarpelajar agamapeloporPemudasantri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Salman Disambut Istimewa Presiden Recep Tayyip Erdogan
Tulisan selanjutnya Kuatkan Dakwah di Papua, Lazis PLN Sinergi dengan BMH

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?