Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

18.000 Milisi Syiah Bertempur untuk Bashar Assad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Mei 2016 07:28 7:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Mei 2016 08:20
Bagikan
Milisi bersenjata Syiah kiriman dari Afghanistan yang membela Bashar al Assad
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 18.000 milisi Syiah dipercayai berperang di pihak rezim Assad di Suriah, yang telah diporak-porandakan oleh konflik sejak 2011, sumber setempat mengatakan Anadolu Agency.

Sumber itu, yang tidak memberitahukan identitas mereka karena masalah keamanan, mengatakan bahwa milisi Syiah secara intensif ikut serta dalam operasi militer melawan pejuang oposisi di bagian selatan negara itu.

Sekitar 9.000 milisi Syiah telah ditempatkan di selatan Provinsi Aleppo timur laut Suriah, sementara 5.000 lainnya bertempur di provinsi Damaskus, Daraa dan Quneitra, yang juga dikenal sebagai “front selatan”, sumber itu mengatakan Anadolu, Kamis (12/05/2016).

Berdasarkan sumber tersebut juga, sekitar 2.000 milisi Syiah ditempatkan di bagian timur provinsi Homs dan Latakia.

Milisi dukungan Iran

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Konflik Suriah juga menarik negara tetangga Iran, yang telah menempatkan pasukan untuk mendukung rezim Assad dalam melawan pejuang oposisi.

Berdasarkan laporan media Iran, lebih dari 400 tentara Iran telah terbunuh dalam pertempuran di Suriah sejak konflik itu dimulai pada tahun 2011.

Konflik yang telah berlangsung selama enam tahun itu juga menarik kelompok Syiah Libanon Hizbullah, yang didukung oleh Iran.

Menurut perkiraan, setidaknya 10.000 tentara Hizbullah dipercayai bertempur di pihak Assad di sepanjang Suriah.

Ribuan dari tentara Hizbullah juga dipercayai telah terbunuh dalam konflik tersebut. Kelompok Syiah itu tidak mengkonfirmasi korban-korban dari pihak mereka.

13 Anggota Elit Garda Revolusi Iran Dikabarkan Tewas di Aleppo

Milisi Syiah Iraq mengikuti jejak Hizbullah sebagai kelompok paling berpengaruh dengan bertempur di pihak Assad.

Milisi-milisi tersebut, yang dikirim dari wilayah Iraq yang didominasi Syiah seperti Baghdad, Najaf dan Basra, diperkirakan jumlahnya mendekati 5.000.

Juga terdapat milisi lain seperti Brigade Zaynabiyyun Pakistan, yang mempunyai lebih dari 500 anggota dan bertempur di wilayah utara Aleppo, dan Brigade Fatimiyun Afghanistan, yang memiliki sekitar 2.000 tentara di selatan Aleppo, Damaskus dan Daraa.

 ‘Shabiha’

Rezim Assad menggunakan kelompok milisi setempat yang dikenal sebagai “shabiha” untuk meningkatkan kekuatan pasukannya dalam melawan pejuang oposisi.

Shabiha, yang bersalah dalam membantai banyak demonstran anti-Assad, diperkirakan terdiri dari 24.000 anggota.

Dalam tahun-tahun pertama konflik, milisi Shabiha mulai mengisi posisi kosong dari tentara yang keluar dari militer. Jumlah mereka mulai meningkat secara signifikan di saat pasukan rezim kehilangan kekuatannya.

Banyak Shabiha Pro Assad Tewas di Aleppo Barat

Shabiha dikenal licik karena membantai perempuan dan anak-anak yang tidak berdaya ketika mereka mengambil alih sebuah wilayah. Mereka berperan dalam pembataian Houla yang menewaskan 78 orang, 49 diantaranya anak-anak. Seorang saksi mata mengatakan para pembunuh menulis slogan Syiah di dahi mereka, terdapat sebuah video yang memperlihatkan anak-anak dengan terbelah. Sedangkan lainnya tertembak dan leher tergorok.

Mereka juga bertanggung jawab atas pembantaian Al-Qubair, yang menewaskan 28, kebanyakan dari yang tewas merupakan wanita dan anak-anak. Al-Qubair adalah sebuah pemukiman petani di dalam desa Maarzaf.

Shabiha dipercayai mendapat dana dari pemimpin suku pro-rezim dan pebisnis, termasuk sepupu Assad Rai Makhlouf.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadGarda Revolusi IraniranIRGCShabihasuriahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Reebok Batalkan Rencana Peluncuran Sneaker Pro Israel
Tulisan selanjutnya Islam dan Masalah Kebebasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?