Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menteri Luar Negeri Turki Buka Puasa dengan Muslim Rohingya, Tawarkan Dukungan untuk Mereka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Juni 2016 15:03 3:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juni 2016 14:58
Bagikan
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dari berbuka bersama muslim Rohingya di Kota Nay Pyi Taw
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Turki disambut di Rakhine, Myanmar di mana dia mengatakan dukungannya terhadap populasi Muslim Rohingya sebelum berbuka puasa.

Setelah melakukan perjalanan dari Kota Nay Pyi Taw ke kota Rakhine di Sittwe, Mevlut Cavusoglu mendengarkan permasalahan yang dihadapi oleh Muslim yang tinggal di sana, dan menawarkan tentang rekonsiliasi pada Senin malam.

Sejak 2012, Rakhine — rumah bagi lebih dari satu juta Muslim Rohingya (yang digambarkan oleh PBB sebagai kelompok minoritas paling teraniaya di dunia) — telah mengalami berbagai permasalahan, dimana Rohingnya dan kelompok etnis lain serta kelompok keagamaan yang menyebabkan terusirnya kelompok Muslim Rohingya sehingga mereka harus tinggal di kamp-kamp.

“Kami tidak akan meninggalkan kalian sendirian,” ujar Cavusoglu berjanji. Dia menambahkan bahwa Turki — dengan dibentuknya Organisasi Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA) — akan melakukan proyek baru di Sittwe termasuk “sekolah, klinik, dan infrastruktur”.

“Kami akan terus mendukung secara moral dan finansial,” kata dia. “Turki mendukung orang-orang di sini setiap waktu, baik dengan bantuan kemanusiaan atau melindungi hak-gak. Mereka tahu itu, merasakan itu dan hidup dengan itu,” ujarnya dikutip laman yenisafak.com,  Selasa (14/06/2016)

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Cavusoglu kemudian menyelenggarakan sebuah jamuan berbuka puasa bagi 4.000 Rohingya di tempat tinggl Muslim Sittwe, Aung Mingalar, yang juga dihadiri oleh kedubes Turki untuk Myanmar, Murat Yavus Ates, dan koordinator TIKA di Rakhine Abdulahad Kokdag.

Penduduk setempat mengatakan bahwa lingkungan mereka bergantung pada bantuan yang diberikan oleh Turki, dan mereka mengucapkan rasa terima kasih pada negara Turki serta penduduknya.

Sebelumnya, ketika tiba di Rakhine bersama menteri hubungan perbatasan Myanmar, Letjen Ye Aung, Cavusoglu disambut di bandara wilayah itu oleh menteri negara bagian Rakhine Nyi Pu.

Menteri luar negeri Turki menyatakan harapannya bahwa di bawah kepemimpinan Nyi Pu, negara bagian itu — salah satu negara bagian yang paling miskin — akan menjadi negara bagian yang makmur, aman dan stabil, seraya berterimakasih kepada gubernur negara bagian karena mendukung selesainya proyek yang disponsori TIKA.

“Turki akan terus mendukung proses perdamaian,” Cavusoglu — yang nantinya mengunjungi panti asuhan dan sekolah yang direnovasi oleh TIKA — menekankan.

Selama kunjungannya, Cavusoglu berharap bahwa pemerintahan baru Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) akan menunjukkan perhatian pada masalahan Rakhine.

Sejak kemenangan partainya pada pemilihan 8 November 2015, pimpinan NLD, Aung San Suu Kyi, telah mendapat tekanan internasional yang luar biasa untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh Rohingya tetapi harus melakukan penimbangan tindakan yang hati-hati terhada para nasionalis negara itu yang marah, banyak dari mereka menuduh Muslim mencoba menghapus tradisi Buddha di Myanmar.

Suu Kyi Has, bagaimanapun juga, menguatkan dugaan bahwa akar dari banyak permasalahan di wilayah yang miskin itu karena ekonomi, dan menggalakkan program investasi di wilayah tersebut. Yang diharapkan oleh NLD akan menghasilkan perdamaian diantara masyarakat Buddha dan Muslim.

“Sudah ada beberapa langkah yang diambil untuk perdamaian, harmonisasi dan stabilitas di sini,” Cavusoglu mengatakan, menambahkan bahwa Turki telah siap untuk memberi dukungan apapun yang dibutuhkan orang-orang di wilayah itu.

“Turki telah mengatakan pada orang-orang di sini bahwa mereka siap mendukung mereka melalui bantuan kemanusiaan dan advokasi hak-hak mereka. Kami juga menawarkan kerjasama dengan otoritas setempat dan negara itu. Masalah-masalah seperti kewarganegaraan telah berusaha diselesaikan,” kata dia.

“Hari ini kami memberi sintal untuk hal ini dan telah melakukan rapat.”

Cavusoglu menyatakan bahwa dia akan mengunjungi Rakhine lagi nantinya.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mevlut CavusogluMuslimmyanmarNay Pyi TawPuasaRakhineRamadhanRohingyaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Harus juga Menjalankan Fungsi Dai
Tulisan selanjutnya Di Balikpapan Juga, Mengaji 1 Juz Gratis 2 Liter Pertalite

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?