Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Pemimpin Ku Klux Klan Mencalonkan Diri Jadi Anggota Senat Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juli 2016 06:15 6:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juli 2016 06:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—David Duke, seorang mantan pemimpin organisasi rasis radikal Ku Klux Klan, memulai kampanye agar terpilih sebagai anggota senat Amerika Serikat.

Duke adalah salah satu dari lebih 20 kandidat yang ingin mengisi kursi kosong di senat yang ditinggalkan David Vitter, politisi Republik dari Louisiana, lapor BBC Jumat (22/7/2016).

Nasionalis kulit putih itu adalah pendukung vokal calon presiden Donald Trump.

Duke pernah menjadi anggota legislatif mewakili daerah Louisiana dari tahun 1989 sampai 1992 dan tidak sukses ketika pemilu gubernur.

“Saya percaya akan persamaan hak dan kehormatan bagi seluruh rakyat Amerika,” kata bekas pemimpin organisasi paling rasis dan bengis di AS itu dalam pesan video yang diunggah di websitenya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Namun yang membuat saya berbeda adalah saya juga menuntut penghormatan atas hak-hak dan warisan orang Amerika keturunan Eropa,” imbuh Duke, masih memegang ideologi supremasi kulit putih.

Pencalonan diri Duke itu diumumkan di tengah-tengah ketegangan rasial di Louisiana. Bulan ini, aparat kepolisan Baton Rouge menembak mati seorang pria kulit hitam yang tak berdaya diringkus dan tergeletak di tanah. Penembakan itu terekam kamera video dan memicu unjuk rasa besar di berbagai wilayah Amerika. Hari Ahad lalu, seorang pria kulit hitam menembak mati 3 polisi Baton Rouge.

“Saya sangat senang sekali melihat Donald Trump dan kebanyakan orang Amerika memiliki perhatian pada isu yang sama dengan yang telah saya perjuangkan selama bertahun-tahun. Slogan saya tetap Amerika lebih dulu,” kata Duka hari Jumat kemarin.

Di Louisiana semua kandidat, apapun afiliasi partainya, maju dalam pemilu yang sama. Jika tidak ada kandidat yang terpilih dengan suara mayoritas, maka dilakukan pemilihan kedua.

Duke memiliki catatan kriminal, di mana tahun 2002 dia mengaku bersalah dan mendekam dalam bui selama 1 tahun di penjara federal karena menggelapkan pajak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gelar Kongres Pertama, GIB Tegaskan Pentingnya Adab
Tulisan selanjutnya Prancis Janji Kirim Artileri untuk Perangi ISIS di Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?