Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Meskipun Satu Partai, Pendukung Bernie Sanders Tolak Pencapresan Hillary Clinton

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juli 2016 22:10 10:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juli 2016 22:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hillary Clinton boleh berbesar hati karena menjadi wanita pertama dalam sejarah Amerika Serikat yang dicalonkan sebagai presiden, tetapi dia tidak akan mendapatkan suara dari sebagian pendukung Partai Demokrat, terutama pendukung Bernie Sanders, menyusul kebocoran email kongkalikong pencalolannya.

Hari Rabu (27/7/2016) ribuan pendukung Bernie Sanders berunjuk rasa di luar gedung Konvensi Nasional Demokrat (DNC) di Philadelphia. Mereka meneriakkan pencabutan dukungan terhadap istri mantan presiden Bill Clinton itu.

Dalam pemilihan kandidat calon presiden Partai Demokrat, Bernie Sanders berhasil mengumpulkan 1.865 suara dari 14 negara bagian dan teritori, sementara Clinton menang di 42 negara bagian dan teritori dengan 2.842 suara. Untuk menjadi calon unggulan partai seorang kandidat wajib mengumpulkan sedikitnya 2.382 suara.

Awalnya, kekalahan Sanders itu bisa diterima dengan lapang dada, bahkan Bernie Sanders memberikan dukungan untuk pencapresan Clinton. Namun, setelah kebocoran puluhan ribu email tentang kongkalilong dalam tubuh partai agar kandidat capres selain Clinton dimarjinalkan dan dukungan penuh diberikan kepada Hillary Clinton, tak ayal hujan protes dan kecaman pun bermunculan dari para pemilik suara terutama pendukung Bernie Sanders, yang sempat digadang-gadang sebagai capres AS dari Demokrat.

Akibat email-email tersebut terungkap ke publik lewat WikiLeaks, Debbie Wasserman Schultz mundur dari jabatannya sebagai ketua Partai Demokrat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
  • Ketua Partai Demokrat AS Mundur Menyusul Kebocoran Email Kongkalikong Pencalonan Presiden

“Saya tidak kehilangan respek terhadap Bernie. Saya paham dia dipaksa ‘bermain bola’ dengan Demokrat dan dia melakukan yang diperintahkan,” kata Maria Guido dari Pittsburgh yang mengenakan atribut bertuliskan #NeverHillary seperti dikutip Deutsche Welle.

Christopher Norris aktivis dari NextGen Climate berkata dengan bangga, “Saya sudah memilih Bernie.”

“Saya tidak mendukung korupsi,” imbuhnya, merujuk pada kongkalikong yang terkuak lewat bocoran email belum lama ini.

Sejumlah pengunjuk rasa anti-Hillary Clinton itu mengaku akan menuliskan nama Bernie Sanders di surat suara dalam pemilu mendatang, daripada memilih capres dari partai ketiga. Pasalnya, jika mereka memilih kandidat ketiga dalam pilpres mendatang hal itu justru akan menguntungkan Donald Trump dari Partai Republik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Agama di Prancis Serukan Persatuan Menyusul Pembunuhan Pendeta Oleh Pendukung ISIS
Tulisan selanjutnya Bahrain Adili Ulama Syiah Isa Qassim Pelaku Pencucian Uang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab

Berita
22 September 2026 15:01
Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?