Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bahrain Adili Ulama Syiah Isa Qassim Pelaku Pencucian Uang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juli 2016 22:37 10:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juli 2016 22:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu pemimpin Syiah terkemuka di Bahrain hari Rabu (27/7/2016) menjadi terdakwa dalam kasus penggalangan dana ilegal dan pencucian uang, hanya dua pekan setelah dicopot status kewarganegaraannya.

Isa Qassim didakwa mengumpulkan dan ilegal dan mendepositokan lebih dari $10 juta dalam rekening-rekening bank atas nama pribadinya, kata Jaksa Agung Haroun Al-Zayani dalam sebuah pernyataan lewat kantor berita resmi BNA, seperti dilansir AFP.

Qassim, yang dipandang sebagai pemimpin spiritual mayoritas komunitas Syiah di Bahrain, juga diduga menyimpan uang tunai di tempat lain untuk menghindari pemeriksaan aparat dan menyembunyikan asal-muasal uang simpanannya.

Pihak berwenang juga menuduhnya membeli properti-properti yang nilainya lebih dari satu juta dinar ($2,65 juta) guna melegitimasi dana miliknya. Dengan kata lain, Qassim melakukan pencucian uang.

Dua tokoh Syiah yang membantunya, Hussein Mahrus dan Mirza Al-Obaidi, juga diadili dalam kasus yang sama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketiga terdakwa tidak dihadirkan di ruang sidang, ditahan dengan pengawalan ketat, kata sejumlah saksi.

Sidang selanjutnya akan digelar pada 14 Agustus.

Pada 20 Juni Bahrain mencopot status kewarganegaraan Qassim menyusul tuduhan menyulut perpecahan sektarian.

Sejak itu puluhan warga Syiah berkumpul di depan rumah Qassim guna menuntut pembebasannya di desa Diraz, yang dijaga ketat aparat.

Iran, yang dikenal luas sebagai negara pendukung warga Syiah di berbagai negara, ikut mengecam kebijakan Bahrain itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Meskipun Satu Partai, Pendukung Bernie Sanders Tolak Pencapresan Hillary Clinton
Tulisan selanjutnya Erdogan Cabut Gugatan Hukum Atas Sejumlah Tokoh Oposisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Uni Eropa Bendera
Berita

Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi

Berita
26 September 2026 14:23
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta
KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?