Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masjid di Australia Dicoreti Grafiti Neo Nazi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2016 22:04 10:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Agustus 2016 22:04
Bagikan
Pintu masuk masjid di Elizabeth Grove Adelaide dicoreti grafiti bernada rasis.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah Masjid Adelaide Australia menjadi sasaran serangan rasis oleh oknum yang belum diketahui, yang mencoreti pintu masuk masjid dengan lambang swastika dan slogan-slogan bernada ofensif.

Bangunan rumah yang dikonversi jadi masjid itu terletak di Hogarth Street di daerah Elizabeth Grove, Adelaide utara, ditulisi grafiti “No Muslim” dan “We’re full (kami sudah penuh)”.

Angka 88 – kode yang digunakan oleh kelompok neo-Nazi untuk merujuk pada penghormatan “Heil Hitler” – juga tampak di dinding bangunan itu.

Polisi menyatakan mendapat laporan mengenai grafiti pada Jumat (29/07/2016), dan mengatakan kejadiannya kemungkinan pada pekan lalu.

Serangan itu mendapat banyak kecaman dan disebut sebagai “mengerikan” dan “benar-benar menjijikkan” di media sosial, yang memuat foto-foto bangunan yang dicoreti tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Imran Lum, yang keluarganya mengelola masjid ini, menulis di Facebook bahwa serangan itu terjadi pada Jumat malam.

“Mereka pernah mencoba membakarnya, memecahkan jendela kami dengan batu, dan sekarang swastika di pintu [masjid] kami,” katanya dikutip AustraliaPlus.

“Kami tidak takut atau terintimidasi dan hal ini tidak akan menghentikan kami berkumpul dan melayani jamaah,” katanya.

Bangunan itu telah berfungsi sebagai masjid selama 16 tahun dan tidak pernah menjadi sasaran yang demikian ini sebelumnya, kata seorang juru bicara.

Bangunan ini berfungsi sebagai tempat ibadah bagi umat Islam dari berbagai latar belakang etnis yang berbeda.

‘Kita harus memaafkan mereka’

Juru bicara masjid itu, Dr Omar Lum, mengatakan bangunan ini dipakai oleh jamaah dengan beragam latar belakang.

“Orang Pakistan, ada orang Arab, dan belakangan ada dari Suriah,” katanya.

“Dari jamaah yang datang pada hari Jumat, banyak yang bekerja di Rumah Sakit Lyell McEwin, mereka dokter atau berhubungan dengan pelayanan medis. Beberapa datang dari Gawler,” jelas Omar Lum.

Dia mengatakan ini adalah pertama kalinya masjid itu menjadi sasaran sentimen anti-Muslim, namun mengatakan dia “filosofis” menanggapinya.

“Orang bodoh melakukan hal-hal bodoh… kita harus bersabar dan memaafkan mereka,” katanya.

“Ini adalah (daerah) Elizabeth sehingga munculnya grafiti di sana-sini dan di mana-mana mungkin sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” kata Omar Lum.

“Mengingat kejadian di dunia saat ini, sejumlah orang mungkin marah dan ingin melampiaskan kemarahan itu dalam berbagai wujud atau bentuk,” tambahnya.

Masyarakat Islam Australia Selatan mengatakan pihaknya telah mendengar insiden itu, dan menyebutnya “mengecewakan”.

“Australia adalah negara yang dibangun oleh masuknya para migran yang membudidayakan tanah ini, membuka bisnis dan terlibat aktif secara sosial,” katanya.

“Kami berharap pihak berwajib menanggapi masalah ini dengan serius sebagai bentuk lain ekstrimisme yang sama-sama berbahaya,” tambah Omar Lum.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaGraffitihitlerislamophobiaMasjid AdelaidenaziNo Muslimserangan rasis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yordania Minta Israel Hentikan Pelecehan Penjaga Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Jaklovers: Jakarta Lagi Sakit Butuh Sosok Risma

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?