Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Masyarakat Diimbau Tenang Hadapi Berita Aliran Sesat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2016 17:03 5:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Agustus 2016 17:03
Bagikan
Ahmad Musadeq pernah mengaku sebagai nabi setelah Muhammad pada 2006 silam
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Bidang Pemberdayaan Umat DPP PKS Hilman Rosyad mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak resah dengan berita aliran sesat atau oknum nabi palsu yang belakangan muncul di daerah Karawang.

Pasalnya, sudah merupakan kesepakatan ulama ahlussunah wal jamaah bahwa nabi terakhir ialah nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam.

“Umat Islam jangan diresahkan dengan berita begitu. Cek dulu benar atau tidak. Kita sebagai umat islam sudah berdasarkan kesepakatan aqidah ahlussunah wal jamaah bahwa nabi akhir zaman Muhammad, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam.

Siapapun yang mengaku nabi atau tidak mengaku nabi namun diperlakukan layaknya nabi tetap harus ditindaklanjuti,” ujarnya, Jumat (5/8/2016).

Hilman menjelaskan, selama ini dengan adanya oknum yang mengaku sebagai nabi akan memberikan setidaknya dua dampak.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

“Pertama, yang paling umum itu adanya iuran, ada tarikan dana dari pengikutnya atas nama kenabiannya itu, atau bentuknya penipuan. Penarikan dana sebuah konsekuensi dampak paling awal, masyarakat yang terjebak dirugikan dari sisi ekonominya ya,” jelas Hilman.

Kedua, menurutnya dampak yang lebih besar ialah terjadi ketidakharmonisan si oknum beserta pengikutnya dengan orang terdekatnya atau lingkungan sekitarnya.

“Dampak yang lebih besar, demotivasi dalam kehidupan. Karena Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam menciptakan harmonisasi kehidupan ketika menyebarkan Islam. Sebetulnya dari keberadaan nabi palsu hal yang paling terasa disharmoni, di masyarakat dan keluarga. Dan ini jadi masalah, dia jadi berbeda dan eksklusif. Bukan semakin baik tapi semakin buruk,” ungkapnya.

Meski tergolong buruk, Hilman mengimbau kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri ketika mengetahui ada geliat aliran nabi palsu atau aliran sesat di lingkungan sekitar.

“Tidak, kita tetap harus memberikan nasihat. Itu perintahnya, kita itu mengajak untuk benar dengan hikmah, dengan bijaksana. Kalau dengan emosi, dengan kekerasan, orang yang disangkakan tidak dapat pencerahan, nanti tersinggung, ujung-ujungnya dia merasa benar atau salah ini kebebasan saya. Malah jadi masalah. Tapi dengan nasihat, maka jadi lebih baik. Kita bersikap lembut, kelembutan salah satu indikator yang menciptakan keberhasilan dalam dakwah,” pungkasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliran sesatNabi Palsu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ibnu Arabi Memintakan Ampun untuk Orang yang Terus Melaknatnya
Tulisan selanjutnya Mendikbud Inginkan “Boarding School” di Perbatasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?