Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Setiap Manusia Mendapat Ujian (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2016 17:11 5:11 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Agustus 2016 16:52
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

SETIAP orang akan mendapat ujian, tak terkecuali orang-orang saleh. Bahkan kebanyakan orang saleh diuji pada tubuh-tubuh mereka.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menganugerahkan anggota tubuh sehingga Anda bisa bersenang-senang dengannya, dan Allah juga menganugerahkan kekuatan, kehidupan, kemampuan, dan aktivitas. Tetapi ada hikmahnya kalau pada suatu saat Allah mencabut kekuatan Anda.

Para ulama, ahli sirah, dan ahli biografi menyebutkan dalam sirah Urwah bin Zubeir ra anak dari sang pembela Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam yang merupakan periwayat paling besar dalam kitab-kitab hadits dari Aisyah ra, bahwa Urwah mengkhatamkan al-Qur’an selama empat hari. Allah hendak mengangkat derajatnya di sisi-Nya, maka ditulislah baginya suatu ujian, yaitu ketika Urwah bin Zubeir ra bepergian ke negeri Syam. Di tengah perjalanan, kanker kulit menyerang kakinya.

Berkumpullah para dokter mengobatinya. Mereka mengatakan, “Kami akan memotong kakimu dari depan.” Urwah berkata, “Aku akan sabar dan merasa puas dengan ini.”

Lalu penyakit itu pun menyerang betisnya, maka mereka mengatakan, “Kami akan memotongnya dari betis.” Dia mengatakan, “Aku akan bersabar dan merasa cukup dan puas.”

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Lalu sakitnya itu menyerang pahanya. Mereka berkata, “Engkau tidak mempunyai jalan keluar, selain memotongnya. Kalau tidak, maka kau akan meninggal dunia.” Dia berkata, “Allah tempat kita meminta pertolongan, sesungguhnya kita milik Allah dan kita akan dikembalikan kepada-Nya.”

Maka mereka pun mengatakan, “Kami tidak akan memotongnya, sampai kami memberi kamu minum dengan secangkir arak.” Dia berkata, “Oh, Maha Suci Allah! Akal yang telah diberikan oleh Allah kepadaku, lalu aku akan menghilangkannya hanya dengan secangkir arak! Demi Allah, sekali-kali tidak! Akan tetapi apabila aku berwudhu dan melaksanakan shalat, maka potonglah pahaku.”

Dia pun berwudhu, menghadap kiblat, memulai melakukan shalat, dan bermunajat kepada Allah. Dia bersendiri dengan ayat-ayat Allah, dia mencukur dengan ruhnya bersama ayat-ayat yang jelas itu. Para dokter itu pun mendatanginya dengan gergaji, lalu mereka memotong kakinya.

Tatkala darah mengalir dengan sangat deras, akhirnya dia pun jatuh pingsan. Baru setelah beberapa jam dia sadar. Dokter berkata, “Semoga Allah memperbaiki duka citamu terhadap anakmu, dia diinjak-injak oleh binatang ternak sang khalifah sehingga dia meninggal dunia.”

Maha Suci Allah! Pada saat yang masih genting ini, masa-masa kritis, baru tersadar bahwa anaknya diinjak-injak oleh binatang ternak sang khalifah sehingga meninggal dunia. Coba perhatikan berbagai musibah ini bagaimana dia bisa terjadi dan coba perhatikan lagi betapa lembut dan bijaksananya Allah swt dalam hal qadha dan qadar.

Maka Urwah mengatakan, “Segala puji bagi Allah, sesungguhnya kita milik Allah dan hanya kepada-Nyalah kita akan dikembalikan. Ya Allah, bagi-Mulah segala puji. Apabila Engkau telah mengambil, sesungguhnva Engkau telah memberikan. Apabila engkau menguji, sesungguhnya Engkau juga telah memberikan kesehatan. Engkau telah memberikan empat anggota badan kepadaku dan Engkau mengambil satu anggota badan saja. BagiMu segala puji dan kepada-Mu aku bersyukur.” Lalu dia mengatakan,

“Demi Allah, aku tidak pernah mengulurkan telapak tanganku kepada keraguan, dan Aku juga tidak pernah membawaku kepada kekejian.”
Pemikiran dan penglihatanku juga tidak pernah menunjuki kepadanya, akal pikiran dan pemikiranku juga tidak pernah membimbingku ke sana.
Dan aku mengetakui bakwa tidaklah aku menderita musibah dari Allah, melainkan musibah itu telah menimpa orang lain sebelumku”

Dia pun pulang dengan hanya mengharapkan pahala dari Allah semata karena Dia-lah yang telah menentukan dan memberikan ujian.*/DR. Aidh bin Abdullah Al-Qarni, dari bukunya Jangan Takut-Jagalah Allah, Allah Akan Menjaga Anda. [Tulisan berikutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ujian pada manusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjadi Muslim Visioner
Tulisan selanjutnya Ahli Nilai MK Layak Kabulkan Pemohon Uji Revisi KUHP Kesusilaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?