Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Peneliti LIPI: Penting Memahami Cara Membangun Politik Keadaban

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Juli 2016 21:01 9:01 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Juli 2016 21:00
Bagikan
Diskusi bertema 'KTP Untuk Teman Parpol' di Cikini, Jakarta, Sabtu (30/07/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Munculnya kelompok pendukung calon kepala daerah melalui jalur independen atau perorangan dinilai baik apabila bertujuan untuk membangun sistem.

Hal itu disampaikan Siti Zuhro, peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada diskusi bertema ‘KTP Untuk Teman Parpol’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (30/07/2016).

“Jadilah relawan untuk membangun sistem, bukan relawan untuk orang per orang. Itu sebetulnya,” ujar Wiwi, sapaaan akrabnya.

Menurutnya, langkah jalur perseorangan cukup baik bagi demokrasi di Indonesia, khususnya sebagai trigger bagi partai politik yang dianggap belum mampu menjalankan aspirasi rakyat.

Terlebih, sambungnya, penting saat ini keterlibatan kaum muda dalam memahami bagaimana membangun politik dengan keadaban. Bukan hanya untuk mengantarkan calonnya pada kekuasaan semata.

Baca Juga

Hubungan Agama dan Sains
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Amerika dan Perang Salib Baru?
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran

“Tapi kita harus ber-Iqra’ (membaca) dan membekali diri. Supaya tidak ditarik kanan-kiri, harus punya standing. Tidak sekadar menjadi relawan, tapi trigger bagi demokrasi,” jelasnya.

Wiwi mengungkapkan, jika relawan yang benar-benar untuk membangun sistem, maka ia akan cerdas dan kritis.

“Kalau relawan yang sudah membabi buta ini namanya tim sukses. Hanya manggut-manggut apa saja yang dilakukan si calon, seolah hanya dia yang terbaik,” pungkasnya.

Hadir juga sebagai pembicara lainnya, Masinton Pasaribu (Politisi PDIP), Nusron Wahid

(Ketua Tim Pemenangan Pilkada DKI/ DPP Partai Golkar), Syarif (Ketua Penjaringan Partai Gerindra), dan Tsamara Amany (Juru Bicara Komunitas pendukung Ahok/ KOMPAK).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak mudademokrasikepala daerahLIPIpenelitipilkadapolitik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyelesaian Rusuh Tanjungbalai, Wapres: Serahkan ke Polisi!
Tulisan selanjutnya Indonesia Tak Akan Menutup Sekolah Berafiliasi Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Opini

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

25 Juni 2026 17:06
Artikel

Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

16 Juni 2026 16:34
Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

3 Juni 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?