Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Bung Hatta, Pembangunan dan Nasib Sistem Ekonomi Pancasila 

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Desember 2023 13:21 1:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Desember 2023 13:19
Bagikan
Ilustrasi: sistem ekonomi kapitalis
Bagikan

Sistem ekonomi saat ini menuju liberalisme kapitalisme, bukan sistem ekonomi Pancasila, seperti diamanatkan konstitusi dan digariskan Bung Hatta

Oleh: Buya Anwar Abbas

Hidayatullah.com | DUNIA benar-benar sudah menyadari bahwa perilaku berekonomi umat manusia saat ini. Selain telah banyak merusak alam juga telah memperburuk kehidupan umat manusia itu sendiri, karena mereka hanya memikirkan bagaimana mendapatkan  profit dan tidak peduli dengan dampak sosial dan lingkungan hidup.

Keadaan bumi yang akan terjadi akibat dari tindakan yang mereka lakukan. Hal ini terlihat dengan jelas lewat kata-kata yang diucapkan George Soros ketika sang host dalam salah satu acara mengatakan kepadanya bahwa anda tidak disukai oleh orang di Thailand, Malaysia dan Indonesia.

Apa jawab George Soros? “Saya hadir di negara-negara tersebut adalah untuk mencari uang. Dan saya tidak peduli dengan dampak sosial dari apa yang saya lakukan.”

Baca Juga

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Di Bawah Teduh Tauhid Rahamutiyah: Sebuah Obituari

Jadi bagi dia dan kebanyakan para pengusaha hari ini masalah uang jauh lebih penting dari masalah manusia dan lingkungan. Sikap dan pandangan serta perilaku dari para pengusaha yang seperti ini telah disadari dunia sehingga dalam konsep Sustainable Development Goals (SDGs) ada sebuah paradigma baru yang telah diusung dan di kampanyekan oleh PBB yaitu konsep 3P (profit, people & planet).

Dalam konsep ini ada amanat kepada para pengusaha yaitu silahkan Anda mencari profit, tapi dalam mencari profit tersebut Anda jangan mengeksploitasi dan merusak manusia dan bumi atau lingkungan.

Jadi dunia hari ini benar-benar menuntut agar para pelaku bisnis tersebut supaya memiliki sikap dan pandangan yang menjunjung  tinggi nilai-nilai perikemanusiaan dan perikeadilan serta ramah terhadap lingkungan.

Di sinilah kita melihat relevansi dari sikap dan pandangan dari Bung Hattta. “Kewajiban manusia tidaklah memiliki dunia kepunyaan Allah, melainkan memeliharanya sebaik-baiknya dan meninggalkannya  kepada angkatan  belakangan  dalam keadaan yang lebih baik dari yang diterimanya dari angkatan yang terdahulu,” kata Bung Hatta.

Jadi yang pokok dalam melaksanakan pembangunan yang kita selenggarakan menurut Hatta adalah manusia dan kelestarian lingkungan hidup bukan pembangunan itu sendiri.

Inilah mungkin hari ini yang sudah banyak terabaikan karena sistem ekonomi yang sudah sangat kental mewarnai ekonomi kita hari ini adalah sistem ekonomi liberalisme kapitalisme bukan lagi sistem ekonomi Pancasila seperti yang diamanatkan oleh konstitusi  dan yang telah digariskan serta  dinginkan oleh Bung Hatta.

Sungguh kasihan sekali kita terhadap nasib bangsa ini yang  telah dibuat oleh pihak-pihak tertentu menjadi bangsa yang telah  kehilangan kepercayaan dan jati dirinya.*

Penulis Wakil Ketua Umum MUI Pusat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bung Hattaekonomi kapitalisekonomi liberalekonomi PancasilaHeadlineSistem ekonomi Pancasila
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih 1000 Orang Terjangkit HIV di Surabaya Hingga Oktober 2023
Tulisan selanjutnya Syeikh Al-Azhar Umumkan Beasiswa Bagi Pelajar Palestina yang Belajar di Al Azhar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

Lentera Hidup
30 Juni 2026 10:26
Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi
Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

Terbaru

  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Artikel

Tragedi San Diego & Hipokrisi Barat

20 Mei 2026 15:30
Artikel

Tolak Penyembelihan Dam Haji di Indonesia, Begini Fatwa MUI

14 Mei 2026 05:00
Artikel

Mengelola Ikhtilaf: Menjaga Ukhuwah di Tengah Perbedaan

13 Mei 2026 11:22
BeritaGhazwul Fikr

SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!

6 Mei 2026 12:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?