Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
ArtikelOpini

Pengungsi Rohingya Ingin Kuasai Aceh? Pakai Apa?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Desember 2023 14:59 2:59 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Desember 2023 16:00
Bagikan
Pengungsi Rohingya sedang antre mengikuti pembagian sembako di Kutapalong, Cox's Bazar, Banglades, Oktober 2017.
Bagikan

Sebagian ada yang membuat framing bahwa etnis Rohingnya ingin menguasai Aceh? Dengan apa? Makan saja mereka masih minta

Oleh: Ni’mah Kurniasari Chudlori

Hidayatullah.com | AKHIR-AKHIR ini banyak stigma dan framming opini negatif menyebar tentang pengungsi Rohingya yang mendamparkan diri di Aceh. Gelombang manusia perahu yg cukup besar dan berulang di Aceh mengakibatkan distrust masyarakat terhadap pengungsi Rohingya.

Ketidaksigapan pengamanan laut yang kemudian membuat mereka lolos masuk ke wilayah Aceh menjadi fonomena yang disoroti masyarakat.

Disamping itu di Aceh memiliki Qanun Panglima Laut, dimana para nelayan diharuskan untuk menolong orang-orang yang dalam kesulitan bila di temui di perairan laut.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

Tingkah pengungsi yang dicap sulit diatur memang menjadi tantangan tersendiri. Namun tingkah mereka ini terbentuk karena benturan kehidupan kekerasan rezim dari negara asal mereka dan sangat minimnya pendidikan formal yang mereka dapat.

Kehidupan di Kamp Pengungsi Cox bazar Bangladesh juga tidak menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Sehingga mereka memilih untuk gambling menjadi manusia perahu mencari suaka.

Tidak mudah untuk bisa ikut berlayar, mereka akan mengumpulkan harta untuk membuat perahu, belum lagi para agen Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang sering memberikan janji manis sehingga mereka mau membayar berapapun asal bisa berlayar.

Baca juga: Menjawab Narasi Negatif Netizen tentang Pengungsi Rohingya  

Dalam pelayaran tidak jarang juga ditemukan penyusup yang bukan Rohingnya, orang-orang Bangladesh yang juga ingin mencari hidup yang lebih baik.

Rohingnya adalah stateless people, orang yang tidak memiliki kewarganegaraan, Myanmar tidak mau mengakui etnis ini sebagai warga negaranya.

Mayoritas Rohingnya tidak ingin kembali ke Myanmar, karena trauma besar mereka bila di kembalikan ke Myanmar akan terjadi pembantaian, pembunuhan, perampasan aset, pemerkosaan, pembakaran hidup-hidup manusia pernah mereka alami.

Dan untuk apa kembali bila mereka tidak diakui sebagai warga negara. Peran PBB melalui UNHCR untuk diplomasi internasional juga tidak banyak mendapatkan kemajuan selama 17 tahun terakhir.
Tidak ada negara yang siap untuk menerima Rohingya. Jadi Rohingnya ini harus kemana?
Janganlah kita gampang terprovokasi wahai sahabat kemanusiaan. Rohingnya ini mau menguasai Aceh dengan apa? Makan saja mereka masih minta.*

Baca juga: Ketua PBNU Ulil Abshar: Rohingya Urusan Tetangga, Sebagai Muslim Kita Wajib Menolong

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehHeadlinemuslim RohingyapengungsiRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kashmir Pakistan India Status Istimewa Berakhir, India Resmi Caplok Wilayah Jammu dan Kashmir
Tulisan selanjutnya 10 Tentara Zionis Tewas Hari Ini, Sudah 444 Tentara ‘Israel’ Mati sejak 7 Oktober

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?