Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Begini Tanda-tanda Seseorang Kecanduan Judi Online

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 19 Juni 2024 20:32 8:32 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 19 Juni 2024 20:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Di Mojokerto (Jatim), seorang istri yang berprofesi sebagai polisi wanita (Polwan) membakar suaminya –yang juga seorang polisi—hingga tewas. Pemicunya diduga karena gaji si suami terkuras akibat kecanduan judi online.

Daftar isi
  • Bahaya Kecanduan Judi
  • Tanda-tanda Kecanduan Judi Online
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Ada lagi personil tentara di Papua Pegunungan yang terjerat utang hampir Rp 1 milyar akibat judi online. Ia pun akhirnya bunuh diri.

Di Bogor (Jabar), seorang karyawan ditangkap aparat karena menggelapkan aset perusahaan. Sedangkan di Banten, karyawan bank membobol kantornya senilai Rp 6 miliar. Semua itu demi judi online.

Di Bau Bau (Sultra), seorang aparatur sipil negara (ASN) gantung diri karena diduga terlilit utang akibat judi online. Hal serupa dilakukan oleh seorang pekerja pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara (Kaltim).

Amat banyak berita miris akibat efek judi online. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap, sebanyak 3,2 juta warga Indonesia teridentifikasi bermain judi online. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar dan mahasiswa hingga ibu rumah tangga (Jawa Pos, 15 Juni 2024).

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

Bahaya Kecanduan Judi

Kemajuan teknologi informasi membuat judi online semakin popular dan amat mudah diakses. Tidak cuma di Indonesia, namun juga melanda warga di berbagai belahan dunia.

Menurut Algamus Gambling Treatment, lembaga perawatan kecanduan judi di Arizona (AS), kemajuan internet dan teknologi membuat orang bisa berjudi di mana saja dan kapan saja. Platform-nya pun beragam, termasuk kasino, poker, dan taruhan olahraga. Aplikasi seluler dan platform online membuat perjudian lebih nyaman dan tersedia 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Metode pembayarannya pun begitu mudah, termasuk dengan kartu kredit dan dompet digital.

Lembaga yang berpengalaman 30 tahun merehabilitasi para pecandu judi di Amerika ini menyatakan bahwa kemudahan akses meningkatkan sifat kecanduan, terutama bagi kalangan yang akrab dengan dunia maya. Akibatnya, banyak orang yang mengalami kerugian finansial amat besar.

Bagaimana seseorang bisa kecanduan? Menurut terapis di Algamus, pelepasan hormon dopamin saat menang dapat memperkuat perilaku kecanduan, sehingga menyulitkan penjudi untuk berhenti. Selain itu, tindakan berulang dan taruhan cepat dalam perjudian online meningkatkan potensi kecanduan. Dampak lanjutannya, bisa berakibat buruk pada kesehatan mental, hubungan dengan sesama, dan kerugian keuangan.

Para penjudi mungkin tergoda untuk menutup kerugian akibat kekalahan. Pembelian dalam game dan aplikasi dapat terakumulasi dengan cepat, sehingga menimbulkan beban keuangan yang besar.

Selain itu, penjudi kadang merasakan aman palsu, yang mengarah pada taruhan yang sembrono dan kerugian finansial lebih lanjut. Atau kerap terpikat oleh penawaran dan bonus, melakukan pembelian yang tidak terencana dan impulsif, terakumulasi dengan cepat, hingga akhirnya menimbulkan utang.

Ketidakjelasan menang atau kalah dapat membangkitkan emosi yang kuat. Muncullah perasaan bersalah, malu, dan cemas. Stres meningkat dan berkontribusi terhadap masalah kesehatan mental.

Tanda-tanda Kecanduan Judi Online

Semua orang perlu waspada, jangan-jangan ada orang dekat atau anggota keluarga yang terjerumus judi online. Algamus Gambling Treatment dan American Psychiatric Association mendata beberapa gejala atau tanda seseorang kecanduan judi online, antara lain:

  • Terobsesi dan selalu memikirkan aktivitas judi online. Termasuk terus memikirkan strategi atau taruhan selanjutnya bahkan di luar waktu bermain
  • Mengabaikan tanggung jawab pribadi. Fokusnya tersita oleh aktivitas judi online sehingga kesulitan mengontrol waktu dan aktivitas
  • Kesulitan untuk berhenti, meskipun menyadari konsekuensinya. Seorang pecandu akan terus ingin main, meski telah kehilangan sejumlah besar uang.
  • Mengalami gangguan emosional, misalnya gelisah, depresi, atau mudah tersinggung. Kadang merasa bersalah setelah kehilangan, atau kegembiraan berlebihan setelah menang
  • Mengalami gangguan fisik, seperti gangguan tidur, sakit kepala, atau gangguan pencernaan akibat stres berkepanjangan
  • Mengalami problem finansial, misalnya mengalami kesulitan membayar tagihan atau memenuhi kebutuhan dasarnya akibat telah menghabiskan terlalu banyak uang untuk berjudi
  • Banyan utang. Jika sudah kehabisan uang, maka pecandu judi akan meminjam uang, misalnya ke teman, keluarga, atau pinjaman online sehingga kondisi finansialnya semakin terpuruk
  • Banyak berbohong dan menyembunyikan aktivitas perjudiannya, termasuk pada orang terdekatnya
  • Nafsu makan kuat, terutama ketika tidak bisa berjudi. Hal ini disebabkan oleh rasa gelisah atau kecemasan yang kuat
  • Menarik atau mengisolasi diri dari lingkungan teman, keluarga, atau masyarakat karena lebih memilih untuk asyik berjudi online
  • Konflik dengan teman atau keluarga, karena kebiasaan berjudi dapat mengambil alih prioritas dan perhatian seseorang
  • Bersikap defensif atau tertutup ketika ditanya tentang penggunaan ponsel atau laptop mereka.*
Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinejudijudi onlinekecanduan judiPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memperingati Hari Kelahiran Aung San Suu Kyi 22 Orang Diciduk Aparat Myanmar
Tulisan selanjutnya Lebih dari 550 Jamaah Haji Meninggal Dunia, Mayoritas Karena Sengatan Panas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

Berita
15 Agustus 2026 10:23
Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri

Terbaru

  • BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan
  • Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
  • Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Sebesar Rp107,34 Juta per Jamaah
  • 1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR Tegaskan Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi
  • LBH Hidayatullah Berikan Edukasi Hukum di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan
  • Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku
  • Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
  • Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
  • Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
  • Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad

Mungkin Anda Juga Suka

Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Pustaka

Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad

31 Juli 2026 20:21
Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi
Artikel

Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi

24 Juli 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?