Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Negeri yang Dimuliakan Allah Ini Terancam Musnah

Bambang S
Terakhir diupdate: 23 Mei 2020 21:06 9:06 pm
Bambang S
Dipublikasikan 24 Mei 2020 06:00
Bagikan
Kondisi Yaman akibat perang
Bagikan

Hidayatullah.com | Negeri yang dimuliakan Allah SWT ini terancam musnah. Tak lain karen serangan Covid 19 yang ganas itu. Negeri itu adalah Yaman, tetangga Arab Saudi. Dikutip dari Bisnis.com, Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Yaman memperingatkan dampak pandemi Covid-19 bisa berakibat fatal bagi negara tersebut. Kepala Badan Pengungsi PBB di Yaman, Jean-Nicolas Beuze mengatakan, jumlah perkiraan kasus Covid-19 di negara itu bisa jadi berlipat ganda dengan cepat.

Dia memperingatkan lembaga bantuan internasional dipaksa untuk meninggalkan program-program penting karena pandemi. Negara sangat menderita karena kekurangan peralatan pengujian dan sumber daya.

“Virus corona mungkin adalah jerami yang akan mematahkan punggung unta di Yaman. Sangat sulit bagi otoritas kesehatan masyarakat melacak penyebaran virus corona. Kami tidak memiliki cukup tes,” katanya.

“Setengah dari fasilitas kesehatan yang ada telah hancur akibat konflik yang berlangsung. Orang meninggal karena banyak penyebab lain juga seperti penyakit demam berdarah, malaria, dan kolera,” imbuhnya.

Peringatan dari PBB ini muncul setelah tersebarnya rekaman video dari Sky News yang menunjukkan banyaknya kuburan di kota selatan Aden. Pihak berwenang tengah berjuang untuk mengatasi meningkatnya jumlah kematian di negara ini.  Namun demikian, banyak penyakit yang sudah menjadi endemik di Yaman dan perang saudara bertahun-tahun telah menyebabkan jutaan orang kehilangan tempat tinggalnya.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Lebih dari 24 juta orang di Yaman atau sekitar 80 persen dari total populasi membutuhkan bantuan kemanusiaan menurut data terakhir. Dilaporkan, setengah dari fasilitas kesehatan di negara tersebut tidak berfungsi dan hampir seperempat distrik di negara itu tidak memiliki dokter.

“Kami tahu bahwa kekebalan di kalangan penduduk sangat rendah. Kami berbicara di sini tentang orang-orang yang mungkin makan sekali sehari. Kami bicara tentang anak yang belum divaksinasi. Kami bicara tentang orang yang telah meninggalkan rumah karena pengeboman,” kata Bueze.

Dia juga mengungkapkan, negara-negara yang biasanya menyumbangkan sumber daya mereka ke Yaman tengah menghadapi dilema serupa dengan adanya pandemi ini. Alhasil, negara-negara tersebut saat ini memangkas dana mereka.

“Semua mitra kemanusiaan di sini … kehilangan dana krisis. UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) akan ditutup dalam beberapa hari. Kita akan meninggalkan jutaan pengungsi. Ini adalah situasi hidup dan mati bagi mereka.

Di kota selatan Aden, minggu lalu saja melaporkan ada sekitar 500 kematian orang dengan gejala seperti virus corona. Luai Taha al Mahbashi, insinyur medis mengatakan kekhawatirannya tentang tingkat devastation yang sebenarnya di negara ini.

Dia mengungkapkan bagaimana dia mendaur ulang serpihan peralatan medis yang tak ada habisnya dan menggunakannya kembali menjadi alat untuk menyelamatkan orang, “Ini akan menjadi bencana sangat besar bagi negara saya. Yaman akan dihapus dari peta di seluruh dunia,” ujarnya.

Allah SWT  memuliakan Yaman lewat lisan Rasulullah ﷺ yang berdoa, “Ya Allah… berkahilah kami pada negeri Syam kami. Ya Allah… berkahilah kami pada negeri Yaman kami.” (HR. Bukhori dan Ahmad). *

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19virus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Kok Bisa Antar Zakat Fitrah ke Tempatku yang Jauh Ini”
Tulisan selanjutnya Bagaimana Rahasia Kuba Bisa Berhasil Melawan Covid-19?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?