Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Yuk! Menjadi Keluarga Al-Quran [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2015 14:54 2:54 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2015 13:30
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Oleh: Abdullah Nafi’ Adhuha

PERNAHKAH terbayang menjadi orang yang dekat dan lengket dengan Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam?

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam pernah bersabda, ”Orang yang paling aku cintai dan paling dekat padaku di antara kalian di akhirat kelak adalah orang yang paling baik akhlaknya. Orang yang paling kubenci dan paling jauh dariku di akhirat adalah orang yang paling buruk akhlaknya, yaitu orang yang banyak bicara, suka ngobrol, dan suka melecehkan orang lain.” (HR. Ahmad)

Sungguh beruntung jika ada orang bisa berdekatan dengan Rasulullah, apalagi menjadi bagian dari keluarganya.

Itu baru berdekatan dengan Rasulullah, bagaimana jika ada di antara kita menjadi “keluarga Al-Quran”?

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Ya, benar, menjadi “keluarga Quran”. Sebagaimana Rasulullah bersabda;

إِنَّ أَهْلَيْنِ مِنَ النَّاس. قَالُوا: يَا رَسُوْلَ مَنْ هُمْ ؟ قَالَ: هُمْ أَهْلُ القُرْآنِ أَهْلُ للهِ وَخَاصَتُهُ

“Sesungguhnya Allah memiliki kerabat dari manusia. Dikatakan, ‘Siapa mereka wahai Rasulallah?’ Beliau menjawab, ‘ahlu al-Qur’an, mereka adalah ahlullah dan orang-orang dekatnya.” (HR. Ibnu Majah, no. 215)

Belum lama ini, penulis mendapati sebuah status milik salah seorang pengguna Facebook di wall-nya. Ia menuliskan, “Menghafal al-Qur’an bukan masalah kepintaran tapi masalah keimanan”. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa siapa yang memiliki keimanan yang kuat (benar) bisa saja orang tersebut dapat menghafal al-Qur’an dengan sempurna.

Membaca status tersebut, membuat penulis tersenyum. Kenapa? Karena penulis mengenal dengan baik sosok pemilik status tersebut. Seorang santri tingkat SMP dengan hafalan paling banyak (11 juz) di sekolahnya. Dan perlu diketahui, ia adalah santri dengan prestasi akademik peringkat 3 terbawah di kelasnya.

Tentunya dengan profil yang demikian, membuat hati ini tersenyum ketika membaca status tersebut.
Begitu kuatnya ia berpegang pada keyakinannya bahwa menghafal al-Qur’an bukan soal kecerdasan intelektual semata. Dalam artian, kecerdasan intelektual bukan faktor utama seorang mampu menghafal al-Qur’an.

Penulis pun teringat dengan Fajar Abdulrokhim Wahyudiono, seorang hafidz kecil yang menderita cerebal palsy (lumpuh otak). Sebagaimana dikutip sebuah koran nasional, ahli fisioterapis pediatri yang membantu Fajar selama tumbuh kembangnya menceritakan Fajar sejak bayi sudah terbiasa didegarkan al-Qur’an oleh orangtuanya. Sehingga ia bisa hafal Qur’an. Dia kuat di hafalan namun lemah di matematis. (Republika.co.id, Rabu 7/10)

Dengan keyakinan yang kuat yang dimiliki Fajar dan ayahnya pada akhirnya Allah memudahkan Fajar menjadi hafidz al-Qur’an.

Fajar, bocah yang lahir pada 2 Oktober 2003 ini telah membuktikan bahwa tidak ada satupun halangan untuk menjadi seorang penghafal al-Qur’an.

Ada dua pesan yang ingin penulis sampaikan dalam tulisan ini;

Pertama, bahwa sekali lagi, menghafal al-Qur’an itu bukanlah soal kecerdasan intelektual semata ataupun tentang kesempurnaan fisik. Sehingga banyak sekali anggapan bahwa menghafalkan al-Qur’an itu sulit. Faktanya, dalam setiap masa tidak sedikit orang yang hafal al-Qur’an dengan kondisi yang beragam. Dua profil yang telah disebutkan di atas cukuplah memberikan gambaran.* (BERSAMBUNG)

Penulis adalah pengasuh Pondok Pesantren Ar Rahmah Hidayatullah Malang. Email: [email protected]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-Quranhafal al-Quranhafidzkeluarga QuranPemudapemudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dari Santri ke Neo Santri
Tulisan selanjutnya Yayasan Al-Quds: Intifada Sudah Dimulai, Tak Satupun Dapat Menghentikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?