Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Penistaan Ulama dan Tantangan Dakwah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Februari 2017 10:27 10:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Februari 2017 10:26
Bagikan
Bagikan

Oleh: Rudi Agung

 

KETIKA Mongol memporak-porandakan dunia Islam, banyak yang menduga kehancuran umat Islam telah dimulai. Namun siapa sangka, musuh yang begitu keras permusuhannya, amat membenci ajaran Islam, dan menindas pemeluknya, tiba-tiba menjadi saudara.

Dakwah masuk ke hati mereka tanpa senjata. Tanpa perebutan kekuasaan. Begitulah kemuliaan agama ini, pun dikenal oleh musuh-musuhnya. Menyentuh hati-hati mereka. Menundukkan jiwa yang telah mengalahkan kaum Muslimin.

Ketertarikan masyarakat Mongol terhadap Islam terbilang unik. Karena sebelumnya mereka menyerang dan menyebar bagaikan hama belalang di suatu perkebunan. Merusak dan menghancurkan. Tiba-tiba mereka menjadi saudara dan tundukpetuah para ulama.

Baca Juga

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI
Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi
Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman
Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia
Prabowo Tidak Peduli dengan Palestina

‘Kriminalisasi Ulama’ harus Bangkitkan Puncak Kesadaran Umat

Thomas Walker Arnold, sejarawan dan orientalis asal Inggris, merasa heran. Dalam bukunya The Preaching of Islam, ia mengutarakan perasaan herannya pada para penakluk itu sekaligus rasa takjub dengan kesungguhan pendakwah Islam. Mereka mengalahkan tantangan besar dan melewati ujian yang sulit dalam berdakwah.

Arnold takjub bagaimana bisa pendakwah Islam bisa mengalahkan pendakwah Budha dan Kristen dalam menarik hati penguasa Mongol. Padahal Islam adalah musuh Mongol. Ditambah mereka memiliki hati yang keras, yang sebelumnya tertutup tidak menerima keyakinan kecuali Samanisme.

Sebelumnya, nasib para ulama dibunuh atau ditawan. Hal ini terus berlangsung hingga masa Kubilai Khan. Dan Kaisar Mongol dari Dinasti Ilkhan, Arghun Khan (1284-1291), juga melakukan penyiksaan terhadap umat Islam di negeri mereka.

Hijrahnya sebagian besar bangsa Mongol ke agama Islam termasuk catatan peristiwa yang luar biasa. Wilayah mereka yang luas pun menjadi wilayah Islam. Demikian seklumit perjalanan sejarah Mongol mengenal Islam.

Ulama dan Kebangkitan Umat

Hari-hari ini, situasi Indonesia semakin mengkhawatirkan. Penistaan Ulama, penghinaan, kriminalisasi pada beliau-beliau makin gencar. Habib Rizieq jadi tersangka, Ustadz Alfian Tanjung dilaporkan ke Mabes Polri, Ustadz Bachtiar Nashir diperiksa sebagai saksi dugaan kasus makar, sampai KH Ma’ruf Amindiancam dilaporkan polisi oleh tim Ahok. Hasbunallah wa ni’mal wakiil.

Islam sendiri makin diinjak, dinistakan, disudutkan, dan dibenturkan. Adu domba, pecah belah, dan segala bentuk tatanan ajeg peradaban bangsa ini diacak-acak. Sejumlah tokoh bangsa menilai, situasi saat ini mirip kebangkitan PKI. Seperti kondisi tahun 1960, 1962 dan era 1965.

Sastrawan Taufik Ismail, Waket MPR Hidayat Nur Wahid, sampai anggota DPR Syafii, menilai, situasi sekarang lekat dengan masa kebangkitan PKI. Tidak ada yang tidak marah ketika Islam dan Ulama dilecehkan. Tetapi, kemarahan kita jangan sampai dimanfaatkan musuh Islam untuk perang saudara.

Alhamdulillah wa syukurilah. Meski betapa gencarnya upaya adu domba, umat tetap tidak terpancing. Bahkan, justru menunjukan kekuatan ukhuwah. Mulai aksi 411, 212, sampai sejumlah aksi pemboikotan dan pembentukan Koperasi Syariah.

Ormas BBC Siap Bela Ulama dan Islam

Berkaca pada seklumit sejarah Mongol di atas, para pendakwah di era itu telah membuktikan bagaimana kemuliaan akhlak mampu membuka jiwa seseorang. Allah pun membalik hatinya, dari yang begitu kejam dan kerasnya permusuhan terhadap Islam, akhirnya menerima Islam dengan ketulusan.

Hari-hari ini, kita juga merasakan dahaga akhlak mulia. Betapa musuh-musuh Islam merusak aqidah, akhlak, moral anak-anak bangsa. Menjauhkan umat dari quran, sunnah, dan ulama. Namun, dalam kaca mata optimisme, situasi umat Muslim Indonesia saat ini bisa menjadi satu tantangan dakwah tersendiri.

Menunjukan kemuliaan akhlak yang diajarkan Rasulullah. Mengadopsi peradaban akhlak dari para pendahulu. Mengembalikan pentingnya memiliki dan mentransformasi akhlak yang beradab. Jangan sampai kita tersulut api adu domba yang kian membara.

Jangan sampai kita terseret permainan musuh-musuh Islam untuk menjadikan Indonesia berdarah-darah. Musuh-musuh Islam telah mempersiapkan segalanya dengan matang. Pelbagai design dan skenario penghancuran Islam Indonesia telah disetting berpuluh tahun lalu.

Ada beberapa suara yang mulai terpantik menyambut varian penyudutan Islam dan ulama dengan jihad. Melawan mereka dengan kekerasan. Berperang. Seruan jihad makin bergema, terutama di sosial media.

Tetapi, bukankah berjihad di medan perang perlu memiliki ilmu? Tak cukup berteriak, apalagi sekadar membebek. Ada banyak hal yang mesti dipersiapkan dengan matang. Kita pun perlu menyiapkan segalanya dengan jauh lebih matang. Inilah satu tantangan dakwah yang menjadi PR besar bagi semua.

Tak cukup sekadar bernyali atau bermodal kerinduan terhadap syahid, namun malah lupa membekali diri dan umat dengan aneka kesiapan. Antara lain, mengokohkan aqidah, mengembangkan kemuliaan akhlak, membersihkan jiwa, meluruskan niat. Mari bersabar terhadap aneka bentuk makar musuh-musuh Islam. Sebaik-baik makar adalah makar Allah.

Semoga Allah selalu menguatkan kita, mempersiapkan umat di negeri ini. Menjaga Ulama kita. Memberi surprise bagi Indonesia: dengan menakdirkan Nusantara, suatu saat, bisa menjadi pionir kebangkitan Islam di akhir zaman. Aamiin Ya Mujibassaillin. Allahumma shalli alaa Muhammad.*

Penulis adalah wartawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dunia Islamfitnah terhadap umat Islamkriminalisasi ulamamenduga kehancuran umat Islammusuh Islampenistaan ulamaTantangan Dakwah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perlindungan Tokoh Simbol Agama Wakil Ketua MPR: Pendapat Ormas Sering jadi Rujukan Masyarakat
Tulisan selanjutnya Tanda Kemunafikan Berbeda antara Hati dan Lisan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Dampak Genosida Gaza, Ekspor Produk Pertanian ‘Israel’ Terancam Kolaps

22 Januari 2026 07:40
Opini

Zohran Mamdani, Venezuela, dan Ingatan Panjang Kekerasan Amerika

5 Januari 2026 11:00
Opini

Zohran Mamdani dan Paranoia Primitif di Jantung Amerika

11 November 2025 16:00
Opini

Ketika Bertanya Dianggap Bersalah: Membaca Logika Polisi atas Kasus Roy Suryo Cs

10 November 2025 10:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?