Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Badai Partai Demokrat Tidak Sekadar Mendongkel AHY, Lebih Jauh dari Itu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Maret 2021 06:45 6:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Maret 2021 06:10
Bagikan
Bagikan

Oleh: Ady Amar

Hidayatullah.com | TENTU ini bukan badai dalam makna sempit. Badai yang menerjang Partai Demokrat (PD) lebih pada kemelut yang dimunculkan, menggugat kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Badai dalam makna struktural, yang menyelimuti PD ini kasat mata memang sengaja dimunculkan oleh kelompok pendiri dan senior partai. Mereka yang lama tidak terdengar suaranya, itu tiba-tiba bisa berkumpul dan menyatakan keprihatinan pada partai yang sudah lama dilihat sayup-sayup dari kejauhan.

Mendongkel AHY lewat Kongres Luar Biasa (KLB) yang ingin mereka gelar, seolah mendapat momentum. Mereka berkumpul itu tentu ada yang mengondisikan. Bahkan bisa jadi ada sponsornya.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Pak Moeldoko, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), konon pihak yang “menghendaki” PD itu. Pertemuan-pertemuan dengan para senior atau bahkan dengan pendiri partai acap dilakukan. Pak Moel sendiri yang mengistilahkan “ngopi-ngopi” dengan mereka. Tentu istilah ngopi-ngopi tidak sekadar nongkrong-ngobrol tanpa tujuan.

Konon Pak Moel menghendaki PD itu untuk kendaraannya di 2024, dan itu saat Pilpres. Bahkan ia sudah sampaikan ada beberapa partai yang akan berkoalisi mendukungnya untuk maju Pilpres. Digadang-gadang sebagai Cawapresnya antara Cak Imin (PKB), atau Kang Emil (Gubernur Jabar).

Baca: Copot AHY Lewat KLB, Itu Irrealitas Tanpa Pijakan

Kenapa PD Harus Direbut

Susilo Bambang Yudhoyono, dalam hari-hari ini dikuyo-kuyo oleh para pendiri dan senior PD, yang cukup lama tertidur pulas dan tiba-tiba bangun bersamaan buka-bukaan masa lalu SBY, tentu yang disampaikan hal-hal negatif.

Diantaranya, bahwa PD ini bukan didirikan SBY. Ia dilamar untuk memimpin partai PD. Memang itu benar. Tapi logo bintang mercy, itu hasil kreasi Pak SBY, bukannya begitu? Dan PD menjadi besar disebabkan SBY Effect, apa ada yang menyanggah? Apa jika yang dilamar itu, misal Pak Wiranto, apa PD bisa besar, dan bisa mendudukkan Marzuki Alie jadi Ketua DPR-RI?

Membuka hal-hal tidak semestinya, hal-hal negatif, itu tentu tidaklah elok, sembari melupakan sejarah yang baru seumur jagung ditorehkan, bahwa PD ini menjadi partai besar, itu karena nama besar SBY.

Mengorek-ngorek hal negatif yang tampak diada-adakan, itu bukanlah sikap ksatria. Saat bersama dulu apa yang dilakukan SBY dianggapnya baik, lalu kini ramai-ramai mengoreksinya. Sangat kekanak-kanakan, dan, sekali lagi, terkesan mengada-ada.

Baca: Mubahalah dan Etika Politik: Marzuki Alie dan Nasihat Bang Haji Rhoma

Soliditas PD saat ini tengah diuji. Diharap pemilik hak suara untuk bersikap pemihakan pada hasil Kongres V, yang mengangkat AHY sebagai Ketua Umum PD. Jika soliditas itu ada, maka sekuat apa pun badai menerjang, tidak akan mampu menggoyahkannya.

Mereka mau adakan KLB itu dengan cara apa, bersandar pada apa, itu harus jadi perhatian pemerintah. Meluluskan izin KLB tanpa prosedur yang diatur dalam AD/ART PD, itu sama saja pemerintah berharap, atau bahkan bisa dituduh ada di balik kudeta itu sendiri.

SBY tentu tidak akan tinggal diam melihat semua ini. Pidatonya selaku Ketua Majelis Tinggi PD, yang diunggah dalam video, mengisyaratkan secara lantang, bahwa PD tidak akan dijual. Artinya, ia akan pertahankan dengan segenap jiwa raga.

Pilpres masih sekitar tiga tahun lagi, tapi persiapan sudah dimulai sejak dini. Dan melumat PD bisa jadi salah satu bagian dari persiapan itu. Maka analisa bisa dibuat dengan mudah, kenapa PD harus direbut paksa, dan itu kasat mata bisa terbaca. (*)

Kolumnis, tinggal di Surabaya

Baca Opini Ady Amar lainnya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agus Harimurti YudhoyonoPartai Demokrat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya muslimah berhijab gedung putih Sameera Fazili, Salah Satu Muslimah Berhijab dalam Jajaran Pejabat Biden
Tulisan selanjutnya Lima Faksi Palestina Bersekutu dengan Fatah dalam Pemilihan Mendatang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?