Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Teroris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 November 2021 09:45 9:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 November 2021 09:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | INI  sekadar masalah bahasa. Sekali lagi, bahasa!

Belakangan, kata “teroris” ramai dibicarakan di media massa. Para penyiar menyebutnya di televisi, orang-orang membahasnya di media sosial, dan para pengamat mengupasnya di situs-situs berita.

Karena penasaran, saya mencari apa definisi kata “teroris”. Saya khawatir salah memaknainya. Saya takut keliru menuduh seseorang sebagai teroris meskipun sekadar persoalan bahasa. Dan, tempat paling pas untuk mencari definisi kata teroris adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia, atau disingkat KBBI.

Zaman now, tak sulit menemukan arti kata di KBBI. Tinggal search di mesin pencari internet, lalu ketikkan kata “teroris” dan “KBBI” maka keluarlah arti kata tersebut lengkap dengan contohnya.

Teroris, menurut KBBI, adalah orang yang menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut. Biasanya (digunakan) untuk tujuan politik.

Baca Juga

Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI
Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi
Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

KBBI memberikan contoh penggunaan kata “teroris” dalam kalimat berikut: Gerombolan teroris telah mengganas dengan membakar rumah penduduk dan merampas hasil panen.

Dari definisi ini, saya menjadi paham bahwa teroris adalah orang yang menggunakan kekerasan dengan tujuan menakut-nakuti. Kata dasarnya “teror”, artinya menakut-nakuti

Lalu, bagaimana bila seseorang tak pernah dalam hidupnya menggunakan kekerasan? Apakah ia terkategori teroris? Jika menilik dari definisi ini, tentu saja bukan!

Bagaimana pula dengan orang yang tak pernah menimbulkan rasa takut pada orang lain, malah kebanyakan orang merasa nyaman berada di dekatnya? Apakah ia juga terkategori teroris? Tentu juga bukan!

Bagaimana bila seseorang tak pernah menggunakan kekarasan dan tidak juga membuat orang lain merasa ketakutan? Bertambah pasti, ia bukan teroris. Ini menurut KBBI!

Barangkali ada juga yang bertanya, bagaimana bila seseorang yang tak pernah menggunakan kekerasan namun terlibat dalam sekelompok orang yang gemar menimbulkan rasa takut? Apakah ia bisa dikategorikan teroris.

Boleh jadi ya, tapi bisa juga tidak. Ini masih harus dikaji seperti apa keterlibatannya. Artinya, tidak bisa seketika ia dituduh teroris.

Ah, barangkali Anda berpikir, ini tidak penting! Toh sekadar tinjauan bahasa.

Perlu Anda ketahui bahwa bahasa bisa membentuk kesan, bahkan stigma. Jika salah, konsekuensinya berat. Tak akan sanggup kita pikul di akhirat kelak. Jadi, berhati-hatilah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahasaKAMUSkbbikekerasanteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Yaqut Bertemu Menteri Urusan Dakwah Saudi, Bahas Pertukaran Dai
Tulisan selanjutnya Hasil Kerjasama dengan ‘Israel’, Inggris Usul Hamas Ditetapkan ‘Organisasi Teroris’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Opini

Prabowo Tidak Peduli dengan Palestina

29 Januari 2026 16:00
Opini

Dampak Genosida Gaza, Ekspor Produk Pertanian ‘Israel’ Terancam Kolaps

22 Januari 2026 07:40
Opini

Zohran Mamdani, Venezuela, dan Ingatan Panjang Kekerasan Amerika

5 Januari 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?