Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Dukungan Deklarasi New York RI adalah Pengkhianatan

Menekan Hamas untuk melucuti senjata tanpa menjamin perlindungan rakyat Palestina, sama saja dengan membiarkan mereka dibantai tanpa pembelaan.

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2025 13:25 1:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Agustus 2025 13:25
Bagikan
Deklarasi New York Solusi Dua Negara
Bagikan

Hidayatullah.com – BEBERAPA hari lalu, Prancis, Arab Saudi didukung Qatar, Mesir, Jordan menyampaikan hasil mufakat mereka di New York. Pernyataan ini, kata mereka, merupakan usaha untuk mendukung percepatan perdamaian di Palestina dan menghentikan genosida.

Poin deklarasi itu mengutuk serangan Hamas pada 7 Oktober 2023; mengutuk serangan dan blokade Israel pada masyakarat sipil yang menyebabkan 60.000 meninggal. Poin lainnya adalah menuntut Hamas melucuti senjata dan menyerahkan Gaza pada Otoritas Palestina, Mahmud Abbas.

SMART 171 menyatakan penolakan tegas terhadap sikap negara Republik Indonesia yang mendukung upaya pemaksaan perlucutan senjata (disarmament) terhadap Hamas, sebagai prasyarat tercapainya perdamaian di Jalur Gaza. (RI: Deklarasi New York Didukung Palestina, Desak Hamas Hentikan Perang)

Kami menilai bahwa dukungan semacam ini merupakan bentuk pengingkaran terhadap hak rakyat Palestina untuk mempertahankan diri dari penjajahan brutal dan genosida sistematis yang dilakukan Israel.

Meminta Hamas untuk meletakkan senjata adalah tindakan yang sama dengan meminta Bung Tomo dan para pejuang Surabaya untuk menyerah kepada Belanda tahun 1945.

Baca Juga

Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI
Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi
Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

Sebagaimana Indonesia menolak menyerahkan kedaulatan kepada penjajah, demikian pula rakyat Palestina memiliki hak untuk melakukan perlawanan demi mempertahankan tanah air, kehormatan, dan kehidupan mereka.

Hamas bukan sekadar sebuah organisasi, melainkan bagian dari masyarakat sipil Palestina yang mempertahankan Gaza dari invasi dan pengeboman tanpa henti. Menekan Hamas untuk melucuti senjata tanpa menjamin perlindungan rakyat Palestina, sama saja dengan membiarkan mereka dibantai tanpa pembelaan.

Gaza sejak 2007 berada dalam pengelolaan Hamas. Sedangkan Tepi Barat dikelola Otoritas Palestina. Sejak lama, polisi Otoritas Palestina melindungi pasukan penjajah dari pejuang kemerdekaan Tepi Barat. Polisi Otoritas Palestina menyerang Jenin, Tulkarim, Tubas, memblokade Jenin, membongkar jebakan ranjau pejuang yang ditujukan untuk pasukan penjajah. Bagi pejuang kemerdekaan Palestina, Otoritas Palestina saat ini merupakan perpanjangan tangan dari Israel dan sekutunya.

SMART 171 menolak segala bentuk narasi yang menyamakan korban dan penjajah, serta menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk kembali kepada prinsip-prinsip dasar konstitusi: menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia, termasuk penjajahan Israel atas Palestina.

Kami mendesak pemerintah Indonesia untuk: Menghentikan dukungan terhadap agenda disarmament yang tidak adil dan timpang; Berdiri bersama perjuangan rakyat Palestina sebagaimana dulu dunia berdiri bersama Indonesia saat melawan kolonialisme; Mendukung segala bentuk diplomasi dan advokasi internasional yang menjamin hak rakyat Palestina untuk membela diri dan meraih kemerdekaan seutuhnya.

Mendukung deklarasi New York adalah pengkhiatan UUD 45.*

Dr. Maimon Herawati, M.Litt (penulis adalah dosen Unpad dan Direktur SMART 171)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Deklarasi New YorkHAMASHeadlinepalestinasolusi dua negara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Slovenia Jadi Negara Eropa Pertama yang Larang Perdagangan Senjata ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Arab Saudi akan Hijaukan 40 Juta Hektar Lahan, Tanam 10 Miliar Pohon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Opini

Prabowo Tidak Peduli dengan Palestina

29 Januari 2026 16:00
Opini

Dampak Genosida Gaza, Ekspor Produk Pertanian ‘Israel’ Terancam Kolaps

22 Januari 2026 07:40
Opini

Zohran Mamdani, Venezuela, dan Ingatan Panjang Kekerasan Amerika

5 Januari 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?