Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Jangan Minta Hamas Mengalah Jika Israel Masih Menjajah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2025 14:29 2:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Agustus 2025 17:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pakar geopolitik Timur Tengah, Pizaro Gozali Idrus, mengatakan tuntutan Deklarasi New York agar Hamas melucuti senjata merupakan tuntutan yang paradoks di tengah genosida Gaza.

“Jika Hamas diminta menurunkan senjata, pertanyaannya: tuntutan apa yang pantas ditujukan kepada Israel—penjajah yang sejak Oktober 2023 telah membunuh lebih dari 60.100 warga Gaza?” ujar Pizaro yang merupakan Direktur Eksekutif Baitul Maqdis Institute dalam pernyataan kepada Hidayatullah.com.

Pizaro menyebut deklarasi, yang diikuti oleh negara-negara Arab dan Eropa di New York, itu mengingatkan pada kegagalan Perjanjian Oslo tahun 1993. Ketika itu Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) bersedia menghentikan perlawanan senjata dan mengakui eksistensi Israel dengan imbalan penarikan pasukan penjajah dari wilayah pendudukan dan negosiasi isu penting Palestina.

“Namun bagaimana kenyataannya? Janji-janji tersebut tidak pernah dipenuhi penjajah. Hingga Netanyahu berkuasa, Israel justru terus memperluas permukiman ilegal dan melanjutkan serangan terhadap rakyat Palestina,” kata Pizaro.

Menurut Pizaro, deklarasi dua negara berisiko hanya menjadi pengulangan dari kegagalan yang sama: ilusi politik yang menenangkan opini publik Barat, tapi tak menyentuh akar penjajahan. “Tanpa tekanan nyata seperti blokade militer, ekonomi, dan sanksi kepada Israel dan tanpa perlakuan adil terhadap hak-hak Palestina, deklarasi semacam ini hanya akan mengulang kegagalan-kegagalan serupa di masa lalu,” imbuhnya.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Ia menyebut pengakuan sejumlah negara terhadap Palestina sudah sepatutnya diapresiasi, tetapi hal itu hanyalah langkah simbolik jika tidak disertai dengan tindakan strategis. Menurutnya, faksi-faksi perlawanan Palestina akan dengan sendirinya melucuti senjata, jika pendudukan dan penjajahan Baitul Maqdis hilang sepenuhnya.

“Kini dunia harus memilih: terus bermain dalam diplomasi di atas kertas atau bertindak tegas melawan pendudukan. Sebab jika genosida masih terus eksis dan merajalela, jangan salahkan bangsa Palestina untuk terus melawan,” tegasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Deklarasi New YorkHAMASpalestinasolusi dua negara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapal Tunis mendobrak blokade Gaza Armada Kemanusiaan Terbesar Sejak Freedom Flotilla Siap Tembus Gaza
Tulisan selanjutnya China Laporkan 7.000 Kasus Infeksi Virus Chikungunya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?