Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Shalahuddin: Pahlawan yang Dihormati Kawan dan Lawan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 April 2014 09:55 9:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 April 2014 09:55
Bagikan
Cover buku "Shalahuddin al-Ayyubi dan Perang Salib III"
Bagikan

BUKU “Shalahuddin al-Ayyubi dan Perang Salib III” menghangatkan ingatan kita tentang salah satu pahlawan yang paling banyak dikenang dalam Sejarah Islam.

Banyak orang yang mungkin bertanya-tanya, apa yang menyebabkan Shalahuddin begitu dikenang oleh sejarah.  Pembebasan al-Quds dan kemenangannya dalam banyak pertempuran? Tentusaja semua itu penting.Tetap ia dan banyak hal lainnya yang membuat tokoh ini begitu dicintai oleh masyarakat Muslim di jamannya serta dihormati oleh musuh-musuhnya.

Melalui buku ini, pembaca akan dapat memahami serta merasakan kesan yang kuat, bahkan mungkin mereka sendiri akan jatuh hati, pada karakter sejarah yang sangat menarik ini.

Sebenarnya, bukan sedikit buku-buku tentang Shalahuddin yang telah dipublikasikan.Namun, setiap penulis mempunyai gaya dan pendekatan sendiri dalam menuangkan tulisannya.

Saat membaca buku ini, pembaca mungkin akan merasakan bahwa penulisnya sedang mengajak mereka untuk menjadikan kisah Shalahuddin sebagai sebuah refleksi atas berbagai problematika ummat yang ada pada hari ini.

Baca Juga

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027
Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

Sebagaimana ummat pada hari ini, generasi Shalahuddin juga menghadapi beberapa persoalan penting yang mirip, yaitu perpecahan madzhab yang serius, konflik kenegaraan antara Sunni dan Syiah, dan dikuasainya al-Quds serta wilayah sekitarnya oleh non-Muslim. Yang membedakan hanya kenyataan bahwa ummat pada hari ini dalam kondisi yang lebih lemah dan tanpa naungan Khilafah.

Shalahuddin dan generasinya mampu menjawab persoalan-persoalan pada jamannya dengan sangat baik.Kita pun dapat belajar dari kisah Shalahuddin di dalam buku ini untuk kegunaan masa kita sekarang ini.

Buku ini dapat dikatakan merupakan kelanjutan dari buku yang diterbitkan oleh Zikrul Hakim sebelumnya, juga oleh penulis yang sama, yaitu Nuruddin Zanki dan Perang Salib. Walaupun demikian, ada bagian yang sedikit berulang diceritakan secara lebih detail di dalam buku ini.Hal ini tampaknya ditujukan untuk menjelaskan latar belakang dan awal karir Shalahuddin yang hanya disebutkan sekilas pada buku sebelumnya.

Dari judulnya terlihat seolah-olah buku ini sebagian besarnya bercerita tentang Perang Salib III serta peranan Shalahuddin di dalamnya.Namun, sebenarnya kisah Perang Salib III hanya diceritakan pada sepertiga bagian terakhir saja dari buku ini.Buku yang terdiri dari tiga bagian ini berisi tentang biografi Shalahuddin sejak dari kelahirannya, perjalanan hidup, jihadnya, hingga wafatnya.

Lewat buku ini kita dapat melihat bahwa kemenangan militer ternyata tidak hanya ditentukan oleh kekuatan dan strategi militer semata, tetapi juga oleh hal-hal di luar aspek militer, terutama nilai-nilai keagamaan serta peranan dakwah dan lembaga pendidikan.

Ada banyak informasi menarik yang disajikan di dalam buku ini, misalnya kelompok Assassin yang dituliskan secara khusus dalam satu bab tersendiri. Kelompok yang pernah dua kali berusaha membunuh Shalahuddin, tetapi gagal, ini merupakan momok yang menakutkan banyak orang pada masanya.Hal ini karena kemampuannya dalam melakukan penyusupan dan pembunuhan terhadap tokoh-tokoh penting di dunia Islam, dan juga Kristen.

Proses jatuhnya Dinasti Fatimiyah di Mesir hingga dihapuskannya kekhalifahan Syiah Ismailiyah itu dibahas dalam beberapabab.Demikian pula, Pertempuran Hattin, penguasaan kembali al-Quds oleh Shalahuddin, hingga terjadinya Perang Salib III dijelaskan dengan gaya bertutur yang mengalir dan terperinci. Adanya ilustrasi, peta, serta biografisingkat tokoh-tokoh terkait menjadi daya tarik tersendiri dari buku ini.

Pada akhirnya, sungguh saying jika buku ini dilewatkan untuk dibaca, khususnya oleh para penggemar buku-buku Sejarah. Ini agak berlebihan, tapi memang rasanya kurang lengkap jika kaum Muslimin tak menjadikan buku ini sebagai referensi keluarga.*/Ibnu Hasan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QudspalestinaPerang Salib
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Bekerjasama dengan Rabithah Alawiyah Sosialisasikan Bahaya Syiah
Tulisan selanjutnya Assad: Perang akan Selesai Akhir Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
ArtikelPustaka

Mengenal Aliran Teologi Syi’ah, Sebuah Pengantar

13 Januari 2024 11:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?