Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jual Kalender Bebek Bangsawan Pria Thailand Masuk Bui

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Maret 2023 07:17 7:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Maret 2023 07:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pria di Thailand dijebloskan ke dalam bui selama dua tahun karena menjual kalender bergambar bebek karet berhiaskan atribut bangsawan kerajaan disertai komentar satir, yang menurut jaksa merupakan penghinaan terhadap monarki.

Narathorn Chotmankongsin, 26, ditangkap pada Desember 2020 karena menjual kalender tersebut di laman Facebook pro-demokrasi Ratasadon.

Jaksa berpendapat bahwa gambar-gambar dan deskripsi di dalamnya mengolok-olok dan mencemarkan nama baik Raja Maha Vajiralongkorn, lansir BBC Rabu (8/3/2023).

Hari Selasa pengadilan menghukum Narathorn dengan penjara tiga tahun, tetapi kemudian mengubahnya menjadi dua tahun.

Bebek karet berwarna kuning sudah menjadi simbol aksi-aksi protes dan demonstrasi pro-demokrasi di Thailand, yang menyerukan transisi demokrasi di monarki itu.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda

“Kasus ini mengirimkan pesan kepada semua warga Thailand, dan ke seluruh dunia, bahwa Thailand bergerak menjauh dari – bukan mendekat – kepada demokrasi yang menghargai hak asasi manusia,” kata Elaine Pearson, direktur Asia di Human Rights Watch (HRW).

Narathorn termasuk di antara sekitar 200 orang yang ditangkap dengan hukum lese majeste sejak 2020. Para kritikus menilai penangkapan-penangkapan itu merupakan pelanggaran terhadap hak kebebasan berbicara.

Pihak berwenang Thailand juga semakin sering menggunakan undang-undang kejahatan komputer untuk menuntut mereka yang mengunggah komentar kritis di media sosial.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bebek karetthailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wakil Bupati Sampang Berharap Muhammadiyah Kembangkan Amal Usaha di Wilayahnya
Tulisan selanjutnya Covid-19: Merasa Dirinya Menarik Orang Malas Pakai Masker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah

Berita
7 Oktober 2026 18:59
‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
  • Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
  • Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual

4 Oktober 2026 21:12
Berita

Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”

4 Oktober 2026 21:08
Berita

Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

4 Oktober 2026 17:42
Berita

Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM

4 Oktober 2026 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?