Hidayatullah.com — Kementerian Agama menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan Umrah agar terhindar dari penipuan, seperti yang terjadi baru-baru ini.
“Kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat khususnya kaum Muslimin agar berhati-hati dalam memilih dan menentukan travel umrah,” kata Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Ibadah Haji Khusus Ditjen PHU Kemenag Mujib Roni dalam keterangannya, dilansir Antara (31/03/2023).
Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Umrah Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan dan penggelapan dana jamaah umrah yang dilakukan PT Naila Syafaah Wisata Mandiri (NSWM). Terungkapnya kasus tersebut usai korban melapor dan mengaku ditelantarkan di Arab Saudi.
Polda Metro Jaya telah menahan tiga tersangka yaitu MA, HA dan HS yang merupakan pemilik dan Direktur PT NSWM.
“Jadi korban melapor ke Konjen di Arab Saudi, mereka terlunta-lunta tidak bisa pulang ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah umrah,” ujar Kombes Hengki Haryadi, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (27/03).
Modus pelaku menawarkan berbagai paket perjalanan umrah antara tahun 2022 hingga 2023. Setelah dana terkumpul, calon jamaah tidak diberangkatkan ke Tanah Suci sehingga terlantar di Jakarta. Adapula yang diberangkatkan namun tidak dipulangkan hingga terlantar di Arab Saudi.
Diduga korban penipuan PT NSWM mencapai ratusan orang dan kerugian mencapai Rp 100 Miliar lebih.
Kemenag Sudah Lakukan Pembinaan
Mujib Roni mengapresiasi upaya pengungkapan kasus penipuan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang dilakukan PT NSWM dan berharap ini akan menjadi efek jera bagi pelaku.
Selain itu, Roni menyebut Kemenag sudah melakukan pembinaan, pengawasan dan edukasi terhadap PPIU. Namun, tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan umrah membuat Kemenag keteteran dalam mengawasi.
“Lamanya antrian haji di Indonesia juga menjadi pemicu antusias calon jamaah untuk melakukan ibadah umrah. Banyak masyarakat mendapati promo ibadah umrah dengan biaya murah atau miring. Sekali lagi kami minta masyarakat untuk berhati-hati dan cerdas dalam memilih travel umrah,” tambahnya.*