Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Voting Mempersingkat Pelajaran selama Bulan Ramadhan di Bosnia Melahirkan Polemik

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Maret 2023 16:26 4:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 31 Maret 2023 16:25
Bagikan
Sebuah sekolah Islam di Bosnia
Bagikan

Hidayatullah.com—Majelis Kanton Sarajevo, salah satu dari sepuluh kanton di entitas Federasi Bosnia dan Herzegovina yang sebagian besar didominasi oleh Bosniak dan Kroasia, telah memilih untuk mempersingkat pelajaran sekolah di bulan Ramadhan. Hal ini untuk memberikan waktu ekstra bagi siswa dan guru bisa berbuka puasa.

Pelajaran akan dipersingkat hingga 24 April, selama bulan Ramadhan, di mana umat Islam telah melakukan puasa Ramadhan alias tidak makan dan minum dari fajar hingga senja.

Namun Naša Stranka (Partai Kita) menentang langkah tersebut. Partai ini mengkritik keputusan  itu dengan mengatakan bahwa “pendidikan tidak dapat menjadi korban agama atau afiliasi lainnya, kolektif atau individu”.

“Afiliasi ini harus dihormati tetapi tidak dengan mengorbankan prinsip penerapan kurikulum dan durasi kelas yang diterima secara umum,” kata NASA Stranka, sambil menambahkan masih ada cara lain untuk menangani situasi tersebut.

Namir Ibrahimovic, Direktur Sekolah Dasar “Safvet Beg Basagic” dari Sarajevo, setuju bahwa hal-hal itu dapat diatur dengan lebih baik dengan “mengganti waktu istirahat, memindahkannya ke waktu untuk mengakhiri puasa, atau menyediakan buka puasa [makan malam] di tempat kerja,” kata Ibrahimovic  dikutip BIRN.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Ibrahimovic mengatakan keputusan itu dibuat terlalu cepat, tanpa instruksi yang jelas atau informasi yang tepat.  “Pertama, kami tidak tahu berapa banyak pelajar dan profesor yang menjalankan puasa selama Ramadhan dan apakah kami membutuhkan langkah itu. Kedua, kami tidak tahu bagaimana kelas akan dipersingkat, dan apakah hanya pada shift sore atau pagi juga? Kata Ibrahimovic.

Ia mengatakan keputusan itu salah dalam beberapa hal tetapi juga mengirim pesan bahwa “kebiasaan agama lebih penting daripada pendidikan… dan ini akan membuat masyarakat semakin terpolarisasi dan akan memecah belah kita menjadi kelompok yang pro dan yang menentang keputusan ini.”

Inisiatif untuk mempersingkat durasi pelajar didukung oleh 23 dari 27 anggota majelis yang hadir.   Di Kosovo, Wali Gjilan/Gnjilane timur, Alban Hyseni, telah mengizinkan staf kota untuk melaksanakan ibadah puasa selama Ramadhan dan pulang kerja satu jam lebih awal.

Kantor wali kota mengatakan kepada BIRN bahwa keputusan tersebut “hanya melegakan [bagi staf administrasi] dengan mempertimbangkan kesulitan mereka saat berpuasa.”

“Hal yang sama juga dipraktikkan tahun lalu dan saya yakin dipraktikkan oleh institusi lain,” kata Besart Selimi, penasihat Wali Kota Gjilan/Gnjilane kepada BIRN.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bosniaHeadlineKosovomuslim Bosniapelajar Bosniapelajaran sekolahRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Himbau Masyarakat Berhati-hati Pilih Biro Perjalanan Umrah
Tulisan selanjutnya Parkir Sembarangan Saat Sholat Tarawih di Abu Dhabi Didenda Rp 2 Juta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?