Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Mantan Tentara Zionis Mengembalikan Kunci Gerbang Masjid Al-Aqsha setelah 56 Tahun Dicurinya

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Mei 2023 11:52 11:52 am
Ahmad
Dipublikasikan 22 Mei 2023 12:10
Bagikan
Mantan tentara zionis-Israel Yair Barak mengembalikan kunci Gerbang al-Mughrabi, salah satu pintu tembok barat Masjid Al-Aqsha setelah mencurinya selama 56 tahun (MEE)
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan tentara zionis-Israel Yair Barak akhirnya mengembalikan kunci Gerbang al-Mughrabi, salah satu pintu tembok barat Masjid Al-Aqsha kepada warga Palestina, setelah 56 tahun dicurinya. Ia mengaku, melakukan aksi maling ini saat bertugas dengan tentara Israel di Yerusalem (Baitul Maqdis), kutip Middle East Eye (MEE).

Rekaman video menunjukkan Barak menyerahkan kunci kepada Sheikh Azzam Al-Khatib, Direktur Jenderal Departemen Wakaf Islam di Yerusalem (Baitul Maqdis).

Barak mengaku, saat ini dirinya masih bertugas di Divisi ke-71. “Saya seorang prajurit di Divisi ke-71, sektor yang bertempur di Yerusalem. Kami bertugas menyerang para penembak jitu (sniper), dan beberapa tentara kami tewas sementara pasukan lainnya terluka,” ujarnya kepada MEE.

“Saya tiba di Gerbang Mugharabi, dan tidak peduli bagaimana kejadiannya. Ketika saya melihat ke sisi kiri, saya melihat sebuah kunci, dan saya tidak tahu mengapa saya meletakkan tangan saya di atasnya dan mengambilnya,” ujarnya mengenang saat pertama dia melakukan aksi pencurian dan menilai bukan hak nya.

Namun setelah kejadian ini berlalu lebih dari 50 tahun, ia mengaku menyesal. “Setelah hampir 40 atau 50 tahun berlalu, saya merasa tidak enak karena kunci Gerbang Mughrabi masih ada pada saya dan ini bukan hak saya, karena saya telah mencurinya.”

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Barak, yang sekarang seorang peneliti di Universitas Tel Aviv, mengungkapkan penyesalannya karena melakukan kegiatan kejahatan ini.  Ia mengatakan pengembalian ini adalah langkah simbolis yang harus dilanjutkan dengan pemerintah penjajah dengan mengembalikan tanah, hak, rasa hormat, kemerdekaan, kebebasan dan keamanan mereka kepada warga Palestina.

Sekarang saya di sini dan saya telah mengembalikan kunci yang saya curi kepada pemilik yang sah. Dan inilah yang harus dilakukan Israel, dengan kembali ke Palestina, tanah, hak, rasa hormat, kemerdekaan, kebebasan, dan keamanan mereka, ujarnya kepada MEE.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gerbang al-MughrabiGerbang Masjid Al-AqshaHeadlineMasjid Al-Aqshatentara IsraelYair BarakZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ditolak Ulama, Pemerintah Aceh Tetap Berencana Revisi Qanun Lembaga Keuangan Syariah
Tulisan selanjutnya KJRI Jeddah Ingatkan Jamaah Haji Tidak Bawa Jimat, Pasal Sihir Bisa Hukuman Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?