Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hacker Inggris Pembajak Akun Twitter Orang Ternama Dunia Dibui di Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juni 2023 21:51 9:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juni 2023 21:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang hacker warga Inggris yang membajak akun-akun Twitter orang ternama dunia sebagai bagian dari penipuan Bitcoin dijebloskan ke penjara di Amerika Serikat.

Joseph O’Connor, asal Liverpool, membajak lebih dari 130 akun pada Juli 2020, termasuk akun Barack Obama, Joe Biden dan Elon Musk.

Bulan lalu, pria berusia 24 tahun itu mengaku bersalah dalam dakwaan peretasan.

Hari Jumat (23/6/2023), dia dijatuhi hukuman penjara lima tahun karena kejahatan siber, menurut kantor kejaksaan AS di distrik New York.

Peretasan yang dilakukan O’connor merupakan bagian dari penipuan Bitcoin berskala besar yang meminta para pengikut akun yang dibajaknya mengirimkan uang ke sebuah rekening dengan iming-iming uang mereka akan digandakan.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Sekitar 350 juta pengguna Twitter melihat cuitan mencurigakan itu dibuat oleh akun-akun resmi termasuk Apple, Uber, Kanye West dan Bill Gates.

Ribuan yang termakan tipu muslihat itu menyangka tawaran Bitcoin tersebut asli.

O’Connor, yang menggunakan alias PlugwalkJoe, diekstradisi dari Spanyol ke Amerika Serikat pada bulan April dan bulan lalu di menyatakan dirinya bersalah atas sejumlah dakwaan peretasan dengan ancaman hukuman total maksimum lebih dari 70 tahun.

Tiga orang lain juga didakwa dalam kasus penipuan online. Salah satunya adalah remaja Amerika Serikat berusia belasan tahun Graham Clark yang mengaku bersalah melakukan penipuan pada 2021.

Para peretas itu menelepon beberapa orang pegawai Twitter dan mangelabui mereka agar bersedia menyerahkan informasi login internal – yang akhirnya memberikan keleluasaan bagi para peretas untuk mengakses perangkat administratif Twitter.

Mereka berhasil menggunakan trik rekayasa sosial – lebih mirip dengan tukang tipu daripada penjahat dunia maya tingkat tinggi – untuk mendapatkan akses ke panel kontrol internal di situs tersebut, lapor BBC Ahad (25/6/2023).

Dalam sebuah pernyataan, Asisten Jaksa Agung AS Kenneth Polite Jr menggambarkan tindakan O’Connor sebagai “mencolok dan jahat”, mengatakan dia telah “melecehkan, mengancam, dan memeras korbannya, menyebabkan kerusakan emosional substansial”.

Departemen Kehakiman AS juga mengatakan O’Connor mengakui kejahatan peretasan lainnya termasuk mendapatkan akses ke akun TikTok ternama dan membuntuti anak di bawah umur.

Selain hukuman penjara, O’connor juga diperintahkan untuk membayar hampir $800.000 sebagai “barang sitaan”, kata Departemen Kehakiman AS.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBitcoinhackeringgristwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mayat Bergelimpangan di Darfur Sudan
Tulisan selanjutnya Bebas Membangun Rumah Ibadah, Makin Rukun atau Tambah Tawuran?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

13 Oktober 2026 16:03
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?